Rahmah

Agar Rezeki Terus Mengalir Deras, Baca Ayat Al-Qur'an ini di Malam Hari


Agar Rezeki Terus Mengalir Deras, Baca Ayat Al-Qur'an ini di Malam Hari
Berdoa saat kecewa (pinterest.com)

AKURAT.CO, Persoalan rezeki memang sudah ditentukan oleh Allah SWT. Namun demikian manusia dituntut untuk terus berusaha sekuat mungkin dan berdoa sekhusyu mungkin agar diberikan rezeki terbaik oleh Allah SWT.

Ustadz Yusuf Mansur dalam instagramnya menyatakan bahwa dua ayat terakhir surah Al-Baqarah adalah ayat-ayat pembuka rezeki. Ayat-ayat ini kata beliau, merupakan "kafatahu", yang artinya dua ayat yang mencukupi. Beliau juga mengaku rutin membaca ayat-ayat ini setiap malam.

Berikut dua ayat surah Al-Baqarah tersebut:

QS. Al-Baqarah: 285

آَمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ كُلٌّ آَمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

Artinya: "Rasul (Muhammad) beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka berkata):

"Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat". (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat (kami) kembali."

QS. Al-Baqarah: 286

 يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَ (

Artinya: "Allah tidak akan memberikan cobaan kepada seorang hambanya melainkan sesuai dengan kemampuan hamba tersebut. Dia mendapatkan pahala (dari amal kebajikan) yang telah dia usahakan dan dia mendapat siksa (dari amalan buruk) yang telah diperbuatnya. (Mereka berdoa): ” Ya Rabb kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau jika kami bersalah.

Ya Rabb kami, janganlah Engkau memberikan beban pada kami suatau beban yang berat seperti yang telah Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Rabb kami, janganlah Engkau memikulkan untuk kami apa yang tidak sanggup untuk kami memikulnya. Berilkan maaf-Mu pada kami, Berikan ampun-Mu pada kami, serta berikanlah rahmat untuk kami. Engkaulah Penolong kami, untuk itu tolonglah kami dari orang orang yang kafir.”