Tech

Agar Performa Terjaga, Begini Cara Rawat Mobil Listrik

Jika dirawat dengan maksimal mobil listrik bisa memiliki masa pakai lebih panjang dan awet.


Agar Performa Terjaga, Begini Cara Rawat Mobil Listrik
Ilustrasi mobil listrik. (pixabay.com/ismaelmarder)

AKURAT.CO, Meskipun dikenal dengan minim perawatan, mobil listrik tetap membutuhkan perhatian khusus dan perawatan untuk menjaga performa saat berkendara.

Selain itu, dengan perawatan yang tepat dan maksimal, maka mobil listrik akan memiliki masa pakai lebih panjang dan awet.

Mobil listrik sendiri kebanyakan menggunakan baterai lithium-ion yang memiliki masa pakai 5 hingga 7 tahun.

baca juga:

Bahkan, masa pakai terlama baterai tersebut dapat mencapai 10 sampai 15 tahun. Sebagai pemilik mobil listrik, tentunya kamu ingin agar mobil kamu bisa lebih awet dengan performa yang optimal, bukan?

Lalu, bagaimana cara merawat mobil listrik supaya performanya tetap prima? Simak langkah-langkah yang dibagikan oleh Nissan berikut ini.

  • Usahakan jaga kapasitas baterai agar tidak kurang dari 40%

Aspek utama dalam mobil listrik adalah daya baterai. Maka dari itu, sebaiknya kamu selalu tetap menjaga kondisi kapasitas baterai tidak kurang dari 40%-60%.

Khususnya, apabila kendaraan tidak dipakai dalam waktu yang cukup lama.

Selain itu, untuk pengisian maksimum, ada baiknya daya pengisian maksimum yang ideal antara 80% - 90%.

Sebab, pada beberapa mobil listrik, pengisian daya yang penuh (100%) dapat berpengaruh terhadap degradasi mobil dan membuat baterai cepat rusak.

  • Buat jadwal pengisian baterai

Untuk menjaga kondisi baterai tetap baik, kamu juga perlu membuat jadwal pengisiannya dengan baik.

Idealnya, pengisian tidak perlu dilakukan setiap hari, paling lambat waktu pengisian bisa kamh lakukan setiap dua hari sekali.

Jika lebih dari waktu tersebut, bisa saja terjadi penurunan tegangan dan membuat kondisi baterainya menurun.

Kemudian, kamu bisa memilih mode pengisian slow charging untuk menjaga usia baterai tetap tahan lama.

Meskipun membutuhkan waktu pengisian cukup lama, setidaknya baterai bisa menjadi lebih awet.

  • Pilih tempat parkir yang sejuk

Mobil listrik membutuhkan perhatian ekstra, apalagi jika kamu ingin memarkirkan kendaraan di tempat terbuka dalam waktu cukup lama.

Usahakan parkir mobil di tempat yang sejuk dan hindari parkir di tempat dengan suhu tinggi atau terkena sinar matahari secara langsung.

Pasalnya, pengaruh panas matahari akan berdampak pada kapasitas dan masa pemakaian baterai mobil.

Jika kamu terpaksa memarkirkan kendaraan di tempat terbuka, sebaiknya lindungi dengan kain cover mobil.

Selain itu, cover mobil juga harus mampu menangkal panas agar bagian eksterior maupun interior mobil tidak mengalami overheat.

  • Periksa software mobil listrik secara berkala

Beberapa mobil listrik yang berteknologi tinggi, dilengkapi dengan software dalam sistem pengoperasiannya.

Disini, kamu tentunya perlu memahami spesifikasi dan berbagai fitur yang ada pada software tersebut. 

Tidak hanya itu saja, kamu juga perlu memeriksa secara berkala mengenai perangkat lunak yang digunakan.

Misalnya, kapan waktu untuk melakukan pembaruan atau update perangkat lunak agar bisa menikmati fitur terkini.

Pengecekan software penting juga untuk mendukung sistem operasional mobil listrik berjalan dengan baik.

  • Cek radiator, filter AC, dan kampas rem

Sama halnya dengan merawat mobil konvensional, merawat mobil listrik juga perlu memperhatikan pemakaian radiator, filter AC, dan kampas rem. Pengecekan ketiganya pun bisa dilakukan dengan mudah.

Komponen radiator dibutuhkan untuk  menjaga suhu mobil listrik tetap stabil dan sejuk. Jika tidak dicek dengan baik, maka radiator bisa cepat rusak atau kinerjanya menurun.

Oleh karena itu, untuk mengganti air radiator atau coolant, sebaiknya dilakukan setiap jarak 60 ribu kilometer untuk pemakaian dalam kota setiap hari.

Kemudian, untuk AC sendiri meskipun tidak berdampak langsung pada performa, tapi  keberadaannya penting untuk memberikan kenyamanan saat berkendara.

Kamu bisa melakukan penggantian filter AC jika dirasa sudah tidak nyaman dan daya kerjanya menurun.

Penggantian ini dilakukan supaya sirkulasi udara yang ada pada kabin mobil terjaga dengan baik.

Untuk aspek keselamatan, perhatikan juga kondisi perangkat rem seperti kampas rem di bengkel resmi.

Jika kamu sudah merasa kurang nyaman, sebaiknya segera ganti kampas tersebut dengan yang baru dan juga periksa minyak rem agar tetap pakem.

  • Jangan lupa baca buku panduan

Hal penting yang tidak boleh terlewatkan adalah membaca buku panduan. Terutama, bagi kamu yang pertama kali menggunakan mobil listrik.

Jangan ragu apalagi enggan untuk membaca buku panduan setiap saat. 

Dengan begitu, kamu juga bisa lebih mendalami semua fitur yang ada pada kendaraan. Mengingat tidak semua orang familiar dengan tipe kendaraan ini, apalagi perawatan maupun penggunaannya berbeda dari mobil konvensional.[]