Rahmah

Agar Hati Tenang, Kata UAH Lakukan Hal Ini Ketika Salat

Tuma'ninah, kata UAH merupakan media untuk melatih jiwa.


Agar Hati Tenang, Kata UAH Lakukan Hal Ini Ketika Salat
Ustaz Adi Hidayat (Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official)

AKURAT.CO Cendekiawan Muslim Indonesia Ustaz Adi Hidayat atau yang lebih akrab disapa UAH menjelaskan, sejatinya ibadah salat membuat manusia menjadi tenang. Sebab semua gerakan yang ada di dalam salat merupakan gambaran untuk mendapatkan ketenangan hati yang disebut dengan tuma'ninah.

"Jadi kalau ada orang yang tidak tenang setelah salat, perbaiki salatnya," kata UAH dalam video YouTube Adi Hidayat Official, diunggah pada 12 Mei 2022.

Tuma'ninah, kata UAH merupakan media untuk melatih jiwa. Sehingga manusia akan mendapatkan ketenangan tersendiri saat melakukan tuma'ninah dalam salat.

baca juga:

"Ternyata tuma'ninah itu sifat yang melatih nafs. Dan nafs kalau sudah tuma'ninah itu berubah menjadi nama yaitu mutmainnah," jelas UAH.

UAH menambahkan, mutmainnah di sini terbawa manusia sampai ia meninggal. Dalam ajaran Islam, mutmainnah merupakan garansi kemuliaan umat Islam dihadapan Allah SWT kelak.

"Jadi kalau orang salatnya benar, itu meninggalnya dijamin tenang. Makanya panggilan salat ketika akan dimulai, diingatkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Al-Baqarah ayat 45-46," terang UAH.

وَاسۡتَعِيۡنُوۡا بِالصَّبۡرِ وَالصَّلٰوةِ ‌ؕ وَاِنَّهَا لَكَبِيۡرَةٌ اِلَّا عَلَى الۡخٰشِعِيۡنَۙ

Wasta'iinuu bissabri was Salaah; wa innahaa lakabii ratun illaa alal khaashi'iin

Artinya: "Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan shalat. Dan (shalat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk,".

الَّذِيۡنَ يَظُنُّوۡنَ اَنَّهُمۡ مُّلٰقُوۡا رَبِّهِمۡ وَاَنَّهُمۡ اِلَيۡهِ رٰجِعُوۡنَ

Allaziina yazunnuuna annahum mulaaquu Rabbihim wa annahum ilaihi raaji'uun

Artinya: "(yaitu) mereka yang yakin, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya".

"Kata Allah kalau ingin khusyuk, sederhananya, siapkan dirimu untuk menghadap kepada Allah," pungkas UAH.

Begitu juga Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Ankabut ayat 45:

 وَاَقِمِ الصَّلٰوةَ ‌ؕ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنۡهٰى عَنِ الۡفَحۡشَآءِ وَالۡمُنۡكَرِ‌ؕ وَلَذِكۡرُ اللّٰهِ اَكۡبَرُ ‌ؕ وَاللّٰهُ يَعۡلَمُ مَا تَصۡنَعُوۡنَ

Utlu maaa uuhiya ilaika mional Kitaabi wa aqimis Salaata innas Salaata tanhaa 'anil fahshaaa'i wal munkar; wa lazikrul laahi akbar; wal laahu ya'lamu maa tasna'uun

Artinya: "Bacalah Kitab (Al-Qur'an) yang telah diwahyukan kepadamu (Muhammad) dan laksanakanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (shalat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan". Wallahu A'lam Bishawab. []