Ekonomi

AFPI Harap Erick Thohir Sinergikan BSI dan Fintech Syariah

Ketua AFPI yakin Erick Thohir dapat melahirkan terobosan-terobosan strategi dalam sinergikan Bank Syariah Indonesia dan fintech syariah


AFPI Harap Erick Thohir Sinergikan BSI dan Fintech Syariah
Menteri BUMN Erick Thohir saat menghadiri rapat kerja dengan komisi VI di kompeleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (30/11/2020). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Ketua bidang syariah Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI), Lutfi Adiansyah berharap Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah atau MES periode 2021-2024 yakni Menteri BUMN Erick Thohir dapat melahirkan terobosan-terobosan strategi dalam mensinergikan Bank Syariah Indonesia (BSI) dan fintech syariah.

"Kita tahu bahwa sektor perbankan sangat erat kaitannya dengan fintech syariah, bukan bersaing melainkan berkolaborasi, sehingga kalau kaitan langsungnya yang kami harapkan adalah harus ada terobosan-terobosan sinergi Bank Syariah Indonesia yang baru merger dengan pelaku fintech syariah," ujar Lutfi, Minggu (24/1/2021).

Menurut dia, sebelumnya infrastruktur perbankan syariah sangat tertinggal. Sehingga diharapkan dengan adanya merger tiga bank syariah yang kemudian memiliki total aset lebih besar tentunya memiliki infrastruktur lebih kuat setelah bergabung.

Dia juga melihat bahwa MES ini sebenarnya sebuah organisasi yang biasa mengawal kebijakan-kebijakan strategis pemerintah yang berkaitan dengan ekonomi syariah.

"Saya berharap nilai-nilai tersebut muncul kembali karena saya yakin pada tahun 2021 menuju ke 2024, terlebih lagi dengan adanya badan-badan seperti Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) maka diperlukan adanya sinergi antara regulator, akademisi, pelaku usaha dan masyarakat sehingga bisa melahirkan visi dan misi yang sama," kata Lutfi.

Rencana induk atau Masterplan ekonomi syariah 2019-2024, di mana salah satu visinya adalah menginginkan Indonesia menjadi pusat halal dunia.

Untuk menjadi pusat halal dunia tersebut, menurut dia, membutuhkan partisipasi banyak pemangku kepentingan ekonomi syariah. Maka hal ini perlu diselaraskan (alignment).

"MES juga menjadi bagian dari melakukan alignment para pakar dan masyarakat berkumpul di situ sehingga saya berharap dengan kepemimpinan bapak Erick Thohir akan terdapat terobosan-terobosan strategis," kata Lutfi.

Dia juga berharap MES di bawah kepemimpinan Menteri BUMN Erick Thohir dapat membahas dan mencarikan solusi terhadap sejumlah tantangan dalam pengembangan infrastruktur ekonomi syariah di Indonesia, seperti salah satunya mengenai unit usaha syariah (UUS).

"Saya melihat sosok bapak Erick Thohir saat ini strategis mengingat beliau adalah Menteri BUMN dan sekarang sedang menggabungkan (merger) tiga bank syariah BUMN terbesar," kata Ketua bidang syariah AFPI, Lutfi Adiansyah.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir terpilih sebagai Ketua Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) periode 2021-2024 dalam Musyawarah Nasional Masyarakat Ekonomi Syariah yang berlangsung pada Sabtu 23 Januari 2021. Erick Thohir menggantikan Wimboh Santoso, Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang menjabat Ketua Umum MES periode 2017-2020.

Di tengah pandemi ini, Erick mengharapkan, dapat menjadi momentum bagi ekonomi syariah untuk bangkit dan memiliki daya tahan lebih baik terhadap gejolak.[]