Olahraga

Adrian, Pengangguran yang Menjelma Jadi Pahlawan Liverpool


Adrian, Pengangguran yang Menjelma Jadi Pahlawan Liverpool
Adrian menghalau tendangan penalti Tammy Abraham dan memastikan kemenangan Liverpool atas Chelsea pada ajang Piala Super Eropa 2019 di Vodafone Arena, Istanbul, Turki, Kamis (15/8) dini hari wib. (REUTERS/John Sibley)

AKURAT.CO, Nasib Adrian San Miguel Del Castillo atau yang akrab disapa Adrian berubah 180 derajat hanya dalam tempo sepuluh hari saja. Sempat jadi pengangguran, kini ia jadi bintang kemenangan Liverpool di ajang Piala Super Eropa 2019, Kamis (15/8) dini hari.

Liverpool mendatangkan Adrian secara gratis jelang bursa transfer Liga Inggris ditutup pada 5 Agustus lalu. Saat itu ia berstatus tanpa klub karena kontraknya bersama West Ham United telah berakhir.

Adrian diproyeksikan menjadi pelapis Alisson Becker yang sebelumnya diperankan oleh Simon Mignolet. Situasi ini harusnya membuat kiper asal Spanyol itu sadar tidak akan banyak tampil musim ini.

Namun, semesta nampak memihak Adrian setelah Alisson mengalami cedera betis saat Liverpool menjamu Norwich City pada laga perdana Liga Primer Inggris 2019-2020 di Anfield, akhir pekan lalu. Kiper asal Brasil itu diperkirakan akan absen skeitar dua bulan untuk memulihkan kondisinya.

Adrian pun secara otomatis naik takhta menjadi kiper utama. Tak tanggung-tanggung, tugas pertamanya sebagai starter adalah menjaga gawang Liverpool saat menghadapi Chelsea pada ajang Piala Super Eropa 2019 di Vodafone Arena, Istanbul, Turki, Kamis (15/8) dini hari wib.

Lulusan akademi Real Betis memanfaatkan kesempatan ini dengan sempurna. Setelah tampil cukup kokoh di waktu normal hingga perpanjangan waktu, Adrian menjadi pahlawan di babak adu penalti usai menghalau tendangan eksekutor terakhir Chelsea, Tammy Abraham.

Pelatih Liverpool, Juergen Klopp tak segan melontarkan pujian untuk kiper barunya tersebut. Tak hanya soal teknik, pria asal Jermain itu juga kagum dengan karakter Adrian.

"Dia layak mendapatkannya. Tentu saja dalam adu penalti, selalu ada keberuntungan tetapi performa selama 120 menit itu luar biasa," ujar Klopp di situs resmi klub.

"Membuat penyelamatan penalti adalah lapisan gula pada kue dan itu menakjubkan."

Klopp juga menceritakan proses mendatangkan Adrian yang terhitung singkat. Awalnya ternyata ia sempat meragukan kondisi sang kiper karena sudah berstatus tanpa klub.

"Saya tidak tahu di mana Adrian dua minggu lalu ketika kami bermain menghadapi Man City (di Community Shield). Ketika saya berbicara dengannya untuk pertama kali, dia mengatakan kepada saya bahwa dia memiliki pelatih kiper dan staf lainnya," tambahnya.

"Jelas dia perlu waktu untuk menjadi bugar, tapi kami tidak punya waktu."

Momentum ini wajib dimanfaatkan Adrian dengan terus tampil konsisten pada pertandingan selanjutnya. Jika mampu mempertahankan performanya, bukan tidak mungkin ia tetap menjadi pilihan pertama meski Alisson sudah pulih.[]

Hendra Mujiraharja

https://akurat.co