News

Adi Suryanto: Bukan Zamannya Lagi ASN Pasif dan Manja

Pandemi Covid-19 telah menjadi momentum dalam percepatan transformasi digital, menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan terampil


Adi Suryanto: Bukan Zamannya Lagi ASN Pasif dan Manja
Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto (kanan), Gubernur Khofifah Indar Parawansa (kiri) (Istimewa)

AKURAT.CO, Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Adi Suryanto mengatakan pandemi Covid-19 menjadi ujian bisa menjadi ujian sekaligus peluang untuk mencari terobosan dan inovasi pelayanan publik yang semakin baik.

Hal tersebut disampaikan Adi Suryanto pada Pelepasan dan Penutupan Peserta Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XVI Tahun 2021 Pemerintah Provinsi Jatim di Gedung BPSDM Jatim, Jalan Balongsari Tama Surabaya, Kamis (14/10/2021).

“Apabila kita perhatikan terdapat blessing in the disguise dari adanya pandemi Covid-19 yakni lompatan pemanfaatan digital dalam berbagai sektor pemerintahan. Pandemi Covid-19 telah menjadi momentum dalam percepatan transformasi digital, menjadikan aparat birokrasi lebih adaptif dan terampil memanfaatkan teknologi dengan mengedepankan inovasi dan kreativitas," ujarnya. 

Lebih lanjut, Adi Suryanto menyampaikan sebagai ASN diharapkan memiliki kesadaran penuh akan tantangan global yang dihadapi saat ini. ASN adalah subjek birokrasi yang harus proaktif mengembangkan kualitas diri dan berperan serta sebagai agen perubahan agent of change terhadap pelayanan kepada masyarakat.

“Bukan zamannya lagi menjadi ASN yang pasif dan manja, melainkan zaman di mana kemandirian, kreativitas, inovasi dan kemampuan memecahkan masalah menjadi kunci kesuksesan utama, dari manapun anda berasal” jelasnya.

Sebagai informasi, PKN II Angkatan XVI diikuti sebanyak 55 peserta terdiri dari  3 orang Kejaksaan Agung, 7 orang Provinsi Jatim, 1 orang Provinsi Kalsel, 18 orang kabupaten/kota di Jatim, dan 26 orang kabupaten/kota di luar Jatim. Semua peserta telah mengikuti pelatihan mulai dari 29 Juni dan berakhir pada 15 Oktober 2021. 

Pada kesempatan tersebut, Adi Suryanto juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Pasalnya, Khofifah telah memberikan bukti konkret menjadi seorang pemimpin perubahan di Provinsi Jawa Timur. Dan juga menjadi salah satu pimpinan daerah yang memberi perhatian yang cukup besar terhadap pengembangan kompetensi aparatur.

Untuk itu, LAN memberikan Lencana Kehormatan Kepala Daerah Pemimpin Perubahan dan juga piagam penghargaan atas peran kepemimpinannya yang inspiratif dalam pengembangan kompetensi ASN dalam rangka mendukung terwujudnya world class government di Jatim.

Menerima penghargaan dari Adi Suryanto, Khofifah Indar Parawansa juga menyampaikan terima kasih yang sebesar besarnya untuk dukungan LAN dalam pengembangan kompetensi ASN di Jawa Timur.