Ekonomi

Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp11,3 Triliun, Ini Rinciannya

Adhi Karya merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar Rp11,3 triliun atau naik 82,3 persen sampai dengan September 2021.


Adhi Karya Raih Kontrak Baru Rp11,3 Triliun, Ini Rinciannya
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan light rail transit (LRT) di Jalan MT Haryono, Cawang, Jakarta, Jumat (2/3). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memutuskan untuk memberikan izin kepada seluruh kontraktor melanjutkan proyek infrastruktur yang bersifat melayang (elevated) karena sempat diberhentikan sejak Selasa (20/2) lalu (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, PT Adhi Karya (Persero) Tbk merealisasikan perolehan kontrak baru sebesar Rp11,3 triliun sampai dengan September 2021.

Corporate Secretary Farid Budiyanto mengatakan capaian itu naik sebesar 82,3 persen dibandingkan perolehan kontrak baru pada kuartal ketiga tahun 2020 sebesar Rp6,2 triliun.

"Nilai kontrak ini merupakan gabungan dari seluruh kontrak yang ada dari berbagai lini bisnis yang ADHI miliki," ujarnya dalam keterangan resminya, Kamis (14/10/2021).

Farid menjelaskan, kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada kuartal ketiga tahun 2021, meliputi lini bisnis Konstruksi sebesar 91 persen, Properti sebesar 8 persen, dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

"Selain lini bisnis, kontrak ini juga meliputi berbagai tipe pekerjaan yang terdiri dari proyek gedung sebesar 27 persen, jalan dan jembatan sebesar 32 persen, proyek infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalur kereta api, dan proyek energi, serta proyek lainnya sebesar 41 persen," paparnya.

Adapun berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru yang bersumber dari Pemerintah sebesar 34 persen, sumber dari BUMN dan BUMD sebesar 10 persen, sementara proyek kepemilikian swasta/lainnya sebesar 56 persen.

Farid mengaku optimistis target nilai kontrak baru Rp25 triliun dapat tercapai jelang akhir tahun. Katanya, saat ini perseroan tengah mengikuti sejumlah proses tender untuk merealisasikan target kontrak baru tersebut.

“Adhi saat ini tengah mengikuti proses tender untuk beberapa proyek perkeretaapian, infrastruktur, gedung, serta proyek lainnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya, emiten konstruksi PT Adhi Karya (Persero) Tbk. membukukan kenaikan laba bersih dobel digit walaupun pendapatan masih turun pada semester I/2021.