News

Adelin Lis, 14 Tahun 'Ngumpet' Hingga Tertangkap Gegara Paspor Palsu

Adelin Lis 14 tahun menghindari eksekusi pidana penjara, denda dan uang pengganti.


Adelin Lis, 14 Tahun 'Ngumpet' Hingga Tertangkap Gegara Paspor Palsu
Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer (Dok. Puspenkm)

AKURAT.CO, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer menyebut Adelin Lis sebagai buronan berisiko tinggi (high risk fugitive). Sebab sudah 14 tahun menghindari eksekusi pidana penjara, denda dan uang pengganti.

Namun, akhirnya Adelin tertangkap di Singapura karena paspor palsu. 

Leo mengatakan, tertangkapnya Adelin berawal saat KBRI Singapura menerima surat dari Immigration and Checkpoint Authority (ICA) Singapura pada tanggal 4 Maret 2021.

Surat dari ICA tersebut pada intinya berisikan permintaan verifikasi atas identitas sebenarnya dari Adelin Lis. Apakah passport Nomor B 7348735 atas nama Hendro Leonardi secara sah diterbitkan oleh pihak berwenang di Indonesia. 

"ICA mendeteksi dan melakukan penangkapan terhadap yang bersangkutan di Bandara Changi tanggal 28 Mei 2018," kata Leo saat konferensi pers di Kejagung, Sabtu (19/6/2021) malam. 

Lalu, Kepala Perwakilan RI di Singapura kemudian menyampaikan brafax kepada Jaksa Agung RI Nomor: R-00057/Singapura/210305, tanggal Maret 2021, perihal proses hukum WNI atas nama Hendro Leonardi atas Dakwaan Pemalsuan Identitas atas nama Adelin Lis.

ICA Singapura menyatakan telah menahan Hendro Leonardi dengan tuduhan menggunakan data yang sama pada WNI atas nama Adelin Lis dan data identifikasinya juga tercantum dalam system keimigrasian Singapura.

Hingga akhirnya dengan upaya yang optimal, Adelin Lis berhasil dibawa pulang ke Indonesia untuk mempertanggung jawabkan kasus yang 14 tahun silam dilakukannya.

Kasus Adelin Lis