Ekonomi

Ada SPKLU dan SPBKLU, Pemerintah Proyeksi Konsumsi BBM Turun 0,44 Juta KL

Pemerintah menargetkan pada 2021 terbangun 572 unit SPKLU dan 3.000 SPBKLU. Diharapkan dapat melayani 125 ribu unit mobil listrik dan 1.344 ribu motor listrik.


Ada SPKLU dan SPBKLU, Pemerintah Proyeksi Konsumsi BBM Turun 0,44 Juta KL
Petugas menunjukkan cara pengisian daya listrik untuk kendaraan bermotor di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan Fatmawati, Jakarta, Selasa (15/12/2020). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Pemerintah melalui Kementerian ESDM mendorong penggunaan kendaraan listrik dengan membangun infrastruktur pendukungnya yaitu Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dan Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU).

Kasubdit Penyiapan Program Aneka Energi Baru Terbarukan Ditjen EBTKE Kementerian ESDM Tony Susandy mengatakan, pemerintah menargetkan setidaknya tahun 2021 terbangun 572 unit SPKLU dan 3.000 SPBKLU.

Dari target tersebut, diharapkan dapat melayani 125 ribu unit mobil listrik dan 1.344 ribu motor listrik.

"Dengan banyak SPKLU dan SPBKLU, maka kita proyeksikan akan mengurangi konsumsi BBM sebesar 0,44 juta kilo liter," katanya di Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Adapun roadmap ke depannya yakni pemerintah menargetkan membangun 31.859 unit SPKLU dan 67 ribu SPBKLU pada 2030. Dengan begitu, Tony bilang, Indonesia pada 2030 bisa melayani 2.195 ribu unit mobil listrik hingga 13 ribu unit motor listrik.

"Kita proyeksikan 2030 maka infrastruktur pendukung dapat membantu mengurangi penggunaan konsumsi BBM hingga 6,03 juta kilo liter, artinya naik 12 kali lipat," ucapnya.

Ia juga memproyeksikan kendaraan listrik akan menghemat energi setara dengan 29,79 MBOE, dengan potensi pengurangan impor sebesar 81,63 ribu Boepd. Kemudian total pengurangan emisi sebesar, 7,23 juta ton CO2.

Seperti diketahui, sesuai Peraturan Menteri ESDM Nomor 13 Tahun 2020 tentang Penyediaan Infrastruktur Pengisian Listrik Untuk Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai, penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk KBL berbasis Baterai dilaksanakan melalui penugasan kepada PT PLN (Persero).

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu