News

Waspada KLB Polio, Pemda Harus Perluas Cakupan Imunisasi Anak

Waspada KLB Polio, Pemda Harus Perluas Cakupan Imunisasi Anak
Anggota DPD RI, Fahira Idris (Screenshot/Instagram/Fahiraidris)

AKURAT.CO  Pemerintah daerah diminta untuk fokus menghadapi kejadian luar biasa (KLB) Polio di dalam negeri.

Perluasan cakupan imunisasi dasar kepada anak-anak harus dipastikan merata. Sehingga kekebalan anak-anak Indonesia lebih terjamin. 

"Saat ini, pemerintah daerah diharapkan fokus menyisir dan mengejar atau meningkatkan cakupan imunisasi anak balita yang belum lengkap. Pastikan setiap anak sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap, salah satunya polio," kata Senator asal Dapil Jakarta Fahira Idris, Jumat (25/11/2022). 

baca juga:

Dia mengatakan, imunisasi itu bertujuan untuk melindungi anak dari paparan virus maupun penyakit menular lainnya. Apalagi, pemerintah telah mengumumkan KLB Polio. Pengumuman itu menyusul adanya temuan kasus infeksi virus Polio di Kabupaten Pidie, Aceh. 

"Imunisasi itu untuk melindungi, khususnya anak usia 6 hingga 11 tahun terhadap penyakit menular yang dapat dicegah dengan imunisasi,” kata Fahira. 

Dia mengatakan, situasi pandemi COVID-19 yang kian terkendali harus dimanfaatkan untuk kembali memasifkan program imunisasi dan Posyandu di seluruh wilayah. 

Pemda juga diharapkan terus-menerus meluruskan informasi yang tidak benar tentang imunisasi dan memobilisasi semua sumber daya yang ada untuk menyosialisasikan manfaat imunisasi. Kepala daerah harus memastikan di semua  wilayah yang menjadi kewenangannya, pelayanan imunisasi yang bermutu dan merata hadir.

"Meningkatkan cakupan imunisasi menjadi bagian tanggung jawab pemerintah daerah untuk melindungi anak-anak di wilayahnya masing-masing. Ini penting, karena jika di suatu wilayah terdapat anak terkena penyakit menular yang dapat dicegah imunisasi, dapat menyebarkan penyakit ini ke anak-anak lainnya," tandas Fahira. []