Ekonomi

Ada Foto Rektor ITB! Ini 5 Fakta Unik NFT, Aset Kripto Pilihan Para Seniman

Fakta Unik NFT, Aset Kripto Pilihan Para Seniman


Ada Foto Rektor ITB! Ini 5 Fakta Unik NFT, Aset Kripto Pilihan Para Seniman
Ilustrasi NFT (businessinsider.com)

AKURAT.CO, Nama salah satu aset kripto, NFT, kini sedang menjadi perbincangan. Pasalnya, sebuah foto dari Rektor Institut Teknologi Bandung (ITB) menjadi salah satu karya yang diperdagangkan. Selain itu, NFT juga menjadi salah satu aset digital yang memberikan banyak kemudahan bagi para pekerja seni. 

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah fakta terkait NFT.  

1. Tidak dipertukarkan tapi diperjualbelikan

baca juga:

NFT adalah singkatan dari non-fungible token atau token yang tidak dapat dipertukarkan. Memiliki sistem yang hampir sama dengan kakak sulungnya, cryptocurrency, NFT berfungsi sebagai sertifikasi kepemilikan barang. Maka dari itu sertifikasi kepemilikan barang (dalam hal ini barang digital) dapat diperjualbelikan. 

2. Barang NFT beragam

NFT bekerja sangat mirip dengan sertifikasi properti seperti tanah atau bangunan. Setiap barang bisa memiliki sertifikat yang bernama NFT. Ketika transaksi dilakukan, maka sistem blockchain akan mencatat transaksi tersebut secara permanen.

Setiap orang bisa memberikan harga atas NFT atau sertifikat kepemilikan yang diperdagangkan. Sedangkan barang yang saat ini sedang ramai diperjualbelikan dengan NFT adalah karya seni. 

3. Harus memiliki dompet kripto

Syarat mutlak pertama yang harus dilakukan untuk transaksi NFT adalah memiliki dompet kripto. Setelah itu, menentukan mata uang kripto yang akan dipakai untuk transaksi.

Saat ini, NFT sebagian besar diperjualbelikan dengan ethereum (ETH). Sedangkan transaksi bisa dilakukan di sejumlah pasar NFT, mulai dari OpenSea, Mintable, Nifty Gateway, atau Rarible. Unggah karya dan beri harga berapa ethereum karya tersebut. 

4. Transaksi capai Rp152 triliun 

Penjualan NFT hingga kini terus mengalami peningkatan yang sangat tajam. Hingga kuartal III 2021 ini, transaksi yang dilakukan dengan NFT telah mencapai USD 10,7 miliar atau sekitar Rp152,3 triliun. Bahkan di pasar NFT OpenSea, transaksi mencapai USD 3,4 miliar atau sekitar Rp48,4 triliun.

Sejumlah karya pun juga mendapatkan nilai yang begitu fantastis seperti baju digital Dolce Gabbana yang bernilai mencapai Rp81,2 miliar. Selain itu ada juga lukisan dari peneliti dan penulis Denny JA yang terjual senilai Rp1 miliar. 

5. Foto Rektor ITB

Kabar terbaru terkait NFT adalah beredarnya potret Rektor ITB yang diperjualbelikan dalam bentuk NFT. Potret dari Prof. Reini Wirahadikusumah tersebut dijual di pasar NFT OpenSea. Sedangkan pengunggah potret tersebut menamai koleksi foto dengan tagar #ReiniOut. Aksi itu diduga sebagai salah satu bentuk protes kepada Rektor ITB periode 2020-2025 tersebut. 

Reini juga menyatakan bahwa ia mengaku terbuka terhadap berbagai kritik dan menyatakan bahwa ia tidak bisa meresponsnya karena tidak jelas ditujukan kepada siapa. []