News

Ada Daerah Terendam Banjir Lebih dari 6 Jam, Wagub Riza Ungkap Penyebab

"Mungkin ada beberapa titik yang memang datarannya sangat rendah, ada yang jauh di bawah permukaan laut, ada beberapa titik yang seperti itu."


Ada Daerah Terendam Banjir Lebih dari 6 Jam, Wagub Riza Ungkap Penyebab
Petugas gabungan saat menggelar simulasi penanganan banjir di Kalimalang, Jakarta, Rabu (17/11/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkap alasan beberapa wilayah di Jakarta yang kebanjiran lebih dari 6 jam. Padahal Gubernur DKI Anies Baswedan selalu menyebut banjir di Jakarta maksimal terjadi enam jam dan setelahnya kondisi kembali normal. 

Riza mengungkapkan beberapa kemungkinan penyebab hal itu terjadi, sehingga masih ada beberapa daerah yang terendam banjir lebih dari target yakni 6 jam. 

"Mungkin ada beberapa titik yang memang datarannya sangat rendah, ada yang jauh di bawah permukaan laut, ada beberapa titik yang seperti itu. itu memang pengecualian yang seperti itu. tapi secara umum, dapat dipastikan genangan tidak lebih dari 6 jam," katanya. 

baca juga:

Akibat hujan deras kemarin, di beberapa titik di Jakarta Barat juga yang terpaksa harus mengungsi akibat lamanya air surut. Riza mengakui itu. Tetapi, kata Riza, semua sarana di tempat pengungsian sudah disediakan dengan baik.

"Ada beberapa memang pengungsi tapi kan kita sudah siapkan tempat pengungsiannya, sarana prasarana, logistiknya, nanti segera akan kembali ke rumah masing-masing," katanya. 

Dia mengakui selama bulan Januari dan Februari ini, intensitas hujan cenderung akan terus meningkat. Hal itu sudah diprediksi jauh-jauh hari oleh BMKG. Karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi situasi itu. 

"Memang ini ada peningkatan intensitas hujan di Januari ke Februari ini dibandingkan Desember. Untuk itu kami minta masyarakat lebih hati-hati. Pastikan kesiapsiagaannya, warga yang selama ini daerahnya berpotensi adanya genangan atau banjir. semua harus hati-hati. Pastikan semua peralatan siap, yang sudah kita sosialisasikan," katanya. 

Dia menambahkan, BPBD DKI dan petugas gabungan lintas instansi telah menyiapkan diri untuk menghadapi puncak musim hujan ekstrim. Seluruh petugas gabungan siap diturunkan untuk mengurangi dampak bencana. 

"Kami sendiri, dari jajaran BPBD, satgas kebencanaan, TNI-Polri, penggiat sosial kemanusiaan sudah memahami tugasmasing-masing, meyiapkan dukungan peralatan dan aparat yang di lapangan sudah standby," katanya.