News

Ada Baliho Besar 'Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda' di Dekat Gedung Dewan

Pemasangan baliho tersebut diduga untuk menanggapi pernyataan Arteria Dahlan soal bahasa Sunda


Ada Baliho Besar 'Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda' di Dekat Gedung Dewan
Sebuah baliho besar dengan tulisan 'Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda' terpasang di sudut Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat. (Instagram/@infobandungkota)

AKURAT.CO - Sebuah baliho besar dengan tulisan 'Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda' terpasang di sudut Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat.

Pemasangan baliho di dekat Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat itu diduga merespon pernyataan Arteria Dahlan soal bahasa Sunda.

Seperti dilansir dari unggahan Instagram @infobandungkota, spanduk Arteria Dahlan Musuh Orang Sunda terpasang sejak pagi hari tadi.

baca juga:

Berdasarkan penuturan salah satu warga setempat, Toyo mengatakan tidak mengetahui orang yang memasang spanduk tersebut. Bahkan masyarakat sekitar tidak ada yang mengetahui tentang pemasangan spanduk tersebut.

"Saya nggak tahu," kata Toyo.

Sementara, menurut petugas Keamanan DPRD Provinsi Jawa Barat, Fajar, baliho tersebut dipasang pada antara dini hari hingga subuh.

Pasalnya saat Fajar datang pada pukul 07.00 WIB, baliho yang berisi kecaman terhadap Arteria Dahlan itu sudah terpasang.

"Pasangnya itu sekitar jam 12 maleman sampai subuh. Jadi saya pagi-pagi kesini, sekitar jam 7 udah ada," kata Fajar, Kamis (20/1/2022).

Saat ditanya terkait siapa yang memasang baliho tersebut, Fajar mengaku tidak mengetahuinya.

"Enggak tahu (orang yang memasang)," ungkapnya.

Diketahui sebelumnya, Politisi PDIP Arteria Dahlan kembali menjadi bahan pergunjingan, khususnya bagi masyarakat Sunda. Sebab, dirinya meminta Jaksa Agung, ST Burhanuddin, untuk mengganti Kajati Jabar, Asep Nana Mulyana, lantaran menggunakan Bahasa Sunda saat rapat kerja Komisi III DPR, Senin, 7 Januari 2022.

Sebab, menurut Arteria Dahlan, penggunaan Bahasa Sunda dikhawatirkan membingungkan peserta rapat.

Arteria Dahlan mengemukakan kritik itu dalam rapat Komisi III DPR dengan Jaksa Agung di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 17 Januari 2022.

Pernyataan politikus PDIP Arteria Dahlan yang meminta seorang Kepala Kejaksaan Tinggi dicopot karena berbahasa Sunda dalam rapat resmi memicu polemik publik. Budayawan, seniman dan masyarakat Sunda yang tergabung pada Koalisi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda mengaku kecewa dengan pernyataan anggota DPR RI tersebut.

"Kita menuntut pertama DPP PDI menarik Arteria Dahlan dari keanggotaannya di DPR RI, PAW lah. Saya tidak tahu mekanisme seperti apa yang penting kalau PDIP memikirkan masa depannya memikirkan partainya terutama di Jawa Barat dan tatar Sunda dia harus mencopot Arteria Dahlan," ujar Koordinator Koalisi Masyarakat Penutur Bahasa Sunda Cecep Burdansyah seusai rapat di Perpustakaan Ajip Rosidi, Jalan Garut, Rabu (19/1/2022).

Pihaknya pun meminta mahkamah kehormatan DPR RI untuk memeriksa Arteria Dahlan sekaligus menanyakan motivisasi pernyataannya. Selain itu koalisi akan mengkaji apakah pernyataan Arteria Dahlan dikategorikan fitnah dan dapat diadukan ke aparat penegak hukum.

"Mengkaji di bidang hukum apakah kalau misal pernyataan Arteria fitnah ternyata tidak ada Kajati berbahasa Sunda di raker, itu fitnah, itu menganggu menimbulkan keonaran di masyarakat. Sebetulnya bisa dikenakan pasal 14 dan 15 tentang keonaran kami kaji dulu kalau bisa diadukan maka diadukan ke Polda Metro Jaya," katanya.[]