News

Acara Senam Ada Spanduk Ben-Pilar Dibubarkan Bawaslu Tangsel

Muhamad Acep melakukan pembubaran terhadap acara senam yang diikuti ratusan ibu-ibu di Jaletreng Riverpark, Serpong, Minggu (22/11/2020).


Acara Senam Ada Spanduk Ben-Pilar Dibubarkan Bawaslu Tangsel
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tangsel, Muhamad Acep melakukan pembubaran terhadap acara senam yang diikuti ratusan ibu-ibu di Jaletreng Riverpark, Serpong, Minggu (22/11/2020). (Istimewa)

AKURAT.CO, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Tangsel, Muhamad Acep melakukan pembubaran terhadap acara senam yang diikuti ratusan ibu-ibu di Jaletreng Riverpark, Serpong, Minggu (22/11/2020).

Acep membubarkan kegiatan tersebut dikarenakan adanya spanduk berukuran besar dari pasangan calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Tangsel nomor urut 3, Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan.

Bahkan, beberapa peserta senam juga mengenakan kaos paslon Benyamin-Pilar. Apalagi, dalam spanduk tersebut bertuliskan 'Posko Pemenangan Bersama Benyamin Davnie-Pilar Saga Ichsan'.

Aksi pembubaran kegiatan senam yang dilakukan Ketua Bawaslu Acep juga terekam video dan tersebar diberbagai grup WhatsApp.

"Kami dari Bawaslu Tangsel, kegiatan senam ini tidak boleh. Saya tidak melarang ibu-ibu senam tapi ini ada spanduk Ben-Pilar, kemudian yang senam ada yang pakai baju Ben-Pilar. Silahkan yang memakai baju Ben-Pilar keluar kemudian spanduk dicopot, kalau mau ikut senam, buka bajunya (Ben-Pilar) seperti bebas silahkan. Dicopot (spanduk) silahkan, yang pak baju Ben-Pilar silahkan keluar, buka bajunya. Dicopot Pak spanduknya," kata Acep melalui pengeras suara.

"Dikhawatirkan ada kampanye, mohon maaf yah ibu-ibu," lanjutnya.

Saat dikonfirmasi, Acep membenarkan adanya aksi pembubaran kegiatan senam yang terdapat spanduk ukuran besar dari paslon nomor 3, Benyamin-Pilar.

"Ya tadi memang dibubarin, karena enggak boleh. Senam itu kegiatan kampanye yang dilarang," ungkap Acep, Minggu (22/11/2020).

Larangan tersebut tertuang dalam Pasal 88C Ayat (1) Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Pilkada Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam Covid-19.