Rahmah

Abu Nawas Kembali Dapat Hadiah Setelah Sukses Menyelesaikan Tugasnya, Endingnya Bikin Ketawa

Kali ini Baginda Raja sedang mempersiapkan sebuah jebakan untuk menjatuhkan nama baik Abu Nawas.


Abu Nawas Kembali Dapat Hadiah Setelah Sukses Menyelesaikan Tugasnya, Endingnya Bikin Ketawa
Ilustrasi Abu Nawas (pinterest.com)

AKURAT.CO  Sudah bukan rahasia lagi jika kecerdikan yang dimiliki Abu Nawas selalu membuatku lolos dari jebakan Baginda Raja Harun Ar-Rasyid. Bahkan beberapa kali dirinya sering membuat Baginda malu atas jawaban-jawaban yang dilontarkannya. Meski begitu, Baginda tidak pernah kapok untuk mengundang Abu Nawas datang ke istana.

Kisah ini bermula ketika Baginda mengajak Abu Nawas pergi ke taman di depan istana. Rupanya Baginda Raja sudah mempersiapkan sebuah jebakan untuk menjatuhkan nama baik dirinya. 

Ketika sampai di taman, Baginda menantang Abu Nawas untuk menunjukkan keahlian dalam hal memanah. Baginda pun berkata,

"Wahai Abu Nawas, di depan prajuritku, tunjukanlah keahlianmu dalam memanah. Jika engkau berhasil mengenai sasaran, maka aku akan memberimu hadiah. Tetapi jika engkau gagal, penjara yang akan menantimu,".

Ternyata sebelumnya Abu Nawas sudah mengetahui jika Baginda sedang menjebaknya. Bagaimana tidak, karena sebenarnya Baginda sudah paham jika dirinya tidak ahli dalam memanah.

Namun tak ingin reputasinya rusak hanya karena memanah, Abu Nawas tetap menunjukkan sikap santainya dan segera menerima tantangan tersebut. Tak ingin membuang waktu, Abu Nawas mulai mengambil busur panahnya.

Abu Nawas lalu menarik busurnya dan menembakan panahnya ke sasaran. Akan tetapi, anak panah tersebut meleset jauh dari sasaran. Melihat Abu Nawas gagal dalam percobaan pertama itu, membuat Baginda tidak kuasa untuk menahan tawanya. Sedangkan untuk menutupi kelemahannya, Abu Nawas langsung memberi alasan,

"Dari pengamatan hamba, yang tadi itu adalah gaya memanah para makelar tanah, wahai baginda" ujar Abu Nawas.

Setelah itu, ia kembali membidik panahnya. Akan tetapi untuk kedua kalinya ia gagal mengenal sasaran. Ia pun kembali beralasan,

"Kalau yang ini paduka gaya juragan tanah," kata Abu Nawas menutupi kelemahannya yang kedua.

Selanjutnya, Abu Nawas kembali membidik panahnya. Kali ini ia  berharap-harap cemas dan dalam hatinya terus berdoa agar percobaannya kali ini berhasil. 

Dan betul saja, kali ini nasib baik datang menghampirinya. Bidikan ketiganya tepat mengenai sasaran.

"Nah yang ini baru gaya Abu Nawas memanah, hamba pun menunggu hadiah yang paduka janjikan," kata Abu Nawas gembira.

Baginda pun tidak bisa menahan tawanya. Meskipun sedikit kesal karena kembali gagal menjebaknya. Namun Baginda tetap memberikan hadiah kepada Abu Nawas. Abu Nawas langsung meminta pamit pulang. Setelah di rumah, ia segera membagikan hadiah tersebut kepada saudara dan tetangganya. []