Rahmah

Abu Nawas Berhasil Menjawab Pertanyaan Sulit dari Baginda Raja, Jawabannya Bikin Kagum!

Sebagai pemimpin negeri, Baginda tak segan memanggil Abu Nawas dengan tujuan untuk meminta jawaban yang tidak dapat diselesaikan.


Abu Nawas Berhasil Menjawab Pertanyaan Sulit dari Baginda Raja, Jawabannya Bikin Kagum!
Abu Nawas (ISTIMEWA)

AKURAT.CO  Meski dikenal kontroversi karena tingkahnya yang nyeleneh, namun siapa sangka Abu Nawas ternyata memiliki kecerdasan yang membuat orang-orang disekitarnya terkagum. Begitu juga dengan Baginda Raja Harun Ar-Rasyid, sebagai pemimpin negeri, Baginda tak segan memanggil Abu Nawas dengan tujuan untuk meminta jawaban yang tidak dapat diselesaikan oleh para menterinya.

Hingga pada suatu hari, ketika Baginda Raja sedang mengajukan dua pertanyaan kepada para menterinya,  namun tidak ada satu jawaban pun dari mereka yang dapat memuaskan Baginda. Karena Baginda mengharapkan jawaban yang tepat sesuai dengan pertanyaan tersebut.

Oleh karena itu, para penasehat kerajaan menyarankan Baginda Raja untuk menghadirkan Abu Nawas ke istana dan bertanya kepadanya. Tanpa membuang-buang waktu, Baginda Raja segera memerintahkan pesuruh istana untuk memanggil Abu Nawas.

Setibanya di kerajaan, Baginda langsung bertanya kepada Abu Nawas,

"Wahai Abu Nawas, akhir-akhir ini aku susah tidur karena dibayang-bayangi oleh keingintahuanku menyingkap dua rahasia alam,"

"Ampun Baginda, sebenarnya apa keingintahuan Baginda itu. Bolehkah Baginda memberitahukannya kepada hamba?” tanya Abu Nawas penasaran.

“Jadi begini, pertama, di mana sebenarnya letak batas jagat raya ciptaan Allah?” tanya Baginda.

"Wahai Baginda, di dalam pikiran. Baginda yang mulia, sesungguhnya ketidakterbatasan itu ada karena keterbatasan. Sebab keterbatasan itu ada di dalam pikiran manusia. Sehingga kita tidak akan mengetahui dimana letak batas jagat raya ciptaan Allah. Karena sesuatu dengan keterbatasan tidak dapat melampaui ketidakterbatasan itu," jelas Abu Nawas.

Tampaknya Baginda Raja merasa puas dengan jawaban Abu Nawas tersebut. Baginda lalu mengajukan pertanyaan kedua.

"Pertaaan kedua. Wahai Abu Nawas, manakah jumlahnya yang lebih banyak antara ikan-ikan di laut dengan bintang-bintang di langit?” 

“Lebih banyak ikan-ikan di laut, Wahai Baginda,” jawab Abu Nawas.

“Apa alasannya engkau mengatakan seperti itu?” tanya Baginda kembali.

“Mohon izin Baginda yang mulia, bukankah setiap hari kita menangkap ikan di laut bahkan dalam jumlah yang sangat besar, tapi ikan-ikan itu tetap saja tidak berkurang. Sedangkan bintang-bintang di langit juga berjumlah banyak, tapi kita tidak pernah melihatnya rontok dan tetap pada tempatnya," jawab Abu Nawas.

Dengan terjawabnya kedua pertanyaan itu, rasa penasaran Baginda Raja telah hilang. Baginda Raja Harun Al-Rasyid kini merasa senang dan wajahnya tidak murung lagi. []