News

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kerap Dieksploitasi Tubuhnya, NAT Dipaksa Bayar Hutang ke Mucikari

Korban diancam untuk membayar uang Rp 32 juta jika bercerita kepada orang lain soal bisnis pelaku

Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Kerap Dieksploitasi Tubuhnya, NAT Dipaksa Bayar Hutang ke Mucikari
seorang muncikari perempuan inisial EMT (44) alias Mami Erika (kiri) (AKURAT.CO/Anisha Aprilia)

AKURAT.CO, Sungguh malang nasib NAT, ibarat kata pepatah sudah jatuh tertimpa tangga. ABG 17 tahun korban eksploitasi seksual alias anak remaja yang dijadikan budak seks itu, dipaksa sang mucikari untuk membayar hutang. Tak tangung-tanggung, remaja cantik itu dipaksa mengembalikan uang Rp 32 Juta kepada sang mucikari. 

NAT yang pada saat disekap pertama kali, masih berusia 15 tahun. Atas ajakan temannya di iming-iming uang banyak dan diberikan fasilitas perawatan untuk mempercantik diri, NAT pun tergoda dan tergelincir ke lembah dosa. Ia  tidak diperbolehkan pulang dan dipaksa melayani pria hidung belang. Jika tak bersedia NAT akan dianggap berhutang. 

"Awalnya memang adanya bujuk rayu dari muncikari kepada mereka. Dijanjikan akan diberi pekerjaan yang dapat uang banyak, kemudian dikenalkan dengan janji-janji pekerjaan. Diberi modal yang kemudian dicatat sebagai utang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Endra  Zulpan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (21/9/2022).

baca juga:

"Sejak pertemuan pertama sampai dengan penangkapan Rp32 juta sekian itu adalah uang yang dicatat," sambung Zulpan. 

Beruntung saat ini, gadis remaja itu, sudah bisa bernafas lega. Itu terjadi setelah kedua mucikari yang mengekploitasi kemolekan tubuhnya digelandang polisi dan dijadikan tersangka. 

"Pada hari Senin 19 September 2022 sekira pukul 22.00 WIB di Wilayah Kalideres Jakarta Barat, telah dilakukan penangkapan terhadap para tersangka," ujar Zulpan

Awal kisah malang remaja cantik ini dipaksa menjadi PSK. Bermula pada bulan Januari 2021 tahun lalu, ketika korban diajak temannya pergi ke sebuah apartemen di kawasan Jakarta Barat. 

"Jadi anak ini tidak tahu tentang adanya eksploitasi ini, karena awal ceritanya dia diajak oleh temannya ke suatu tempat. Tapi setelah sampai anak ini tidak bisa pulang karena diharuskan bekerja. Diimingi-imingi cantik, dikasih uang. Tapi pekerjaan yang diberikan itu dia dijual ke pria hidung belang," ucap pengacara korban (NAT) Muhammad Zakir Rasyidin, di Markas Polda Metro Jaya, Kamis 15 September 2022.

Bulan berganti, tahun pun berlalu. NAT kini kembali ke pangkuan ayah ibunya. Sementara dua Mucikari yang menyekap dan mengeksploitasi gadis remaja itu EMT alias Mami Erika (43) sang mucikari dan seorang pria berinisial RR alias I (19). Kini meringkuk di penjara, menikmati balasan dari perbuatan jahatnya terhadap NAT.

Diketahui polisi menangkap pria inisial RR. Sebab RR merupakan pacar korban yang mengenalkan NAT pertama kali kepada sang mucikari.

EMT dan RR kini telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Polda Metro Jaya. Keduanya dijerat dengan Pasal 76I juncto Pasal 88 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Pasal 22 dan/atau Pasal 13 UU RI Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.[]