Olahraga

Aaron: Coach Rexy Bilang Kami Harus Lebih Lapar untuk Menang

Tahun ini, Aaron Chia/Soh Wooi Yik setidaknya melangkah ke tiga semifinal dan satu final dari enam kejuaraan perorangan yang mereka ikuti.


Aaron: Coach Rexy Bilang Kami Harus Lebih Lapar untuk Menang
Pebulu tangkis ganda putra asal Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik mengembalikan kok ke pebulu tangkis ganda putra Indonesia Pramudya Kusumawardana dan Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan pada East Ventures Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (17/6/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Kurang dari sepekan menjelang Malaysia Terbuka 2022, Aaron Chia/Soh Wooi Yik akan kembali mengemban tugas sebagai garda terdepan sektor ganda putra bulutangkis tuan rumah. Mereka diminta fokus dan menjaga ambisi untuk meraih kemenangan di setiap laga.

Coach Rexy (Mainaky–Direktur Kepelatihan Ganda Putra Malaysia) bilang kami harus lebih ‘lapar’ untuk memenangi seluruh pertandingan karena jelas bahwa ketika kami di semifinal atau final, mungkin kami terlalu banyak berpikir sehingga kehilangan fokus di pertandingan,” kata Aaron sebagaimana dipetik dari The Star.

Tahun ini, Aaron/Soh setidaknya melangkah ke tiga semifinal dan satu final dari enam kejuaraan perorangan yang mereka ikuti. Mereka menjadi runner-up di Kejuaraan Asia 2022 dikalahkan duet asal Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Rambitan di Manila, Filipina, 1 Mei lalu.

baca juga:

Terakhir mereka terhenti di semifinal Indonesia Terbuka 2022. Bertanding di Istora Senayan, Jakarta, 18 Juni lalu, Aaron/Chia harus kalah dari duet asal China, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi, melalui laga dua set dengan skor 18-21 dan 13-21.

“Sebenarnya, di setiap turnamen yang kami ikuti kami selalu merasa itulah saatnya (untuk menang) tetapi seringkali itu tidak cukup. Kami akan tetap mencoba, tak mudah untuk menang tetapi itu yang harus kami hadapi,” kata Aaron/Soh.

Malaysia Terbuka sendiri akan dihelat di Axiata Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, 28 Juni–3 Juli mendatang. Tuan rumah Malaysia terakhir kali menjadi juara di turnamen tersebut pada 2014 melalui Goh V Shem/Lim Khin Wah yang ketika itu mengalahkan duet asal Indonesia, Angga Pratama/Rian Agung Saputro.

“Saya berharap penggemar terus mendukung kami dan semoga kami bisa melakukan yang terbaik di Malaysia Terbuka jadi kami tidak mengecewakan mereka,” kata Aaron.

Di putaran pertama, Aaron/Soh akan menghadapi duet asal Jepang, Akira Koga/Taichi Sato. Runner-up All England 2019 itu bakal turun ke lapangan dengan status unggulan kelima.

Malaysia Terbuka tahun ini merupakan yang pertama dalam tiga tahun terakhir sejak pandemi Covid-19 melanda. Di nomor ganda, Indonesia terakhir kali menempatkan wakilnya di podium juara melalui Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo pada 2017.[]