News

95 Orang Ditangkap Terkait Demo Rusuh di DPRD DIY, 1 Reaktif Rapid Test

Sebanyak 95 orang diamankan terkait aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang berbuntut rusuh di Kantor DPRD DIY, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta.


95 Orang Ditangkap Terkait Demo Rusuh di DPRD DIY, 1 Reaktif Rapid Test
Situasi kantor DPRD DIY yang rusak saat demonstrasi menolak UU Cipta Kerja berlangsung, Kamis (9/10/2020) (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO, Sebanyak 95 orang diamankan terkait aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja yang berbuntut rusuh di Kantor DPRD DIY, Gedong Tengen, Kota Yogyakarta dan sekitarnya, Kamis (8/10/2020). Satu orang dinyatakan reaktif usai pemeriksaan lewat Rapid Diagnostic Test (RDT) atau rapid test.

Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta AKP Rico Sanjaya mengatakan 95 orang ini usai diamankan di beberapa lokasi berbeda, diminta menjalani pemeriksaan COVID-19 via rapid test.

"Setelah diamankan di Polresta Yogyakarta, semua massa tersebut dilakukan rapid test dan 1 dari 95 orang itu reaktif," kata Rico saat konferensi pers di Mapolresta Yogyakarta, Jumat (9/10/2020).

Dengan hasil tersebut, 1 orang yang memperoleh hasil reaktif via rapid test dipulangkan. Ia diminta menjalani isolasi mandiri di kediamannya.

"Informasi terakhir akan dilakukan swab untuk memastikannya," lanjut dia.

Dari 95 orang tersebut, ada 3 di antaranya yang hingga kini masih dirawati di RS Bhayangkara, Sleman. "Sempat ada adu bentrok sama warga," sambungnya.

Lebih jauh, kata Rico, 4 dari 95 orang yang diamankan kini berstatus tersangka. Mereka diduga melakukan aksi perusakan dan percobaan pembakaran Pos Polisi Gardu Anim, belakang Hotel Inna Garuda.

"Dua orang ini kami kenakan Pasal 170 dan dua orang percobaan pembakaran (Pasal 187 KUHP)," katanya.

Dari 4 orang ini, 3 di antaranya masih berstatus bawah umur. Mereka adalah IM (16), pengangguran warga Selokembang, Tamantirto, Kasihan, Bantul; SB (16), pelajar SMK warga Ngampilan, Kota Yogyakarta; LA (16), pelajar SMK warga Suryatmajan, Danurejan, Kota Yogyakarta; dan CF (19) karyawan swasta warga Suryatmajan, Danurejan, Kota Yogyakarta.