Ekonomi

94,4 Persen Nasabah Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi

Jiwasraya catat 16.485 nasabah atau 94,4 persen pemegang polis asuransi produk bancassurance telah mengikuti program restrukturisasi.


94,4 Persen Nasabah Jiwasraya Ikut Program Restrukturisasi
Warga melintas di depan halaman kantor pusat PT Asuransi Jiwasraya (Persero) di Jakarta, Selasa (14/1/2020). Kementerian BUMN mengkawatirkan Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Jiwasraya direalisasikan akan membuat investor takut menanamkan modalnya. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Tim Percepatan Restrukturisasi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mencatat sebanyak 16.485 nasabah atau 94,4 persen dari total pemegang polis asuransi produk bancassurance telah mengikuti program restrukturisasi.

Restrukturisasi terdiri atas 1.873 nasabah atau 87,4% dari total pemegang polis segmen korporasi dan 140.801 nasabah atau 79,3% pemegang polis ritel.

"Program restrukturisasi merupakan sebuah tawaran, bukan paksaan kepada pemegang polis. Terima kasih atas kepercayaan pemegang polis yang sudah mengikuti program ini meskipun belum bisa memuaskan seluruh pihak," kata Anggota Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya Fabiola Sondakh, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (8/5/2021).

baca juga:

Sedangkan terhadap nasabah yang belum memberikan respons terhadap tawaran program restrukturisasi polis Jiwasraya, akan dilakukan pemanggilan ulang (outbound call).

Saat ini masih terdapat beberapa pemegang polis ritel yang belum merespons, karena ada perubahan data mulai dari alamat korespondensi, nomor telepon, hingga alamat email pada saat Satgas Pelayanan Tim Percepatan Restrukturisasi melakukan komunikasi kepada para pemegang polis.

Hal ini ditandai dengan adanya 14.000 surat penawaran program restrukturisasi yang dikembalikan oleh pemegang polis ritel, karena alamat korespondensi tidak sesuai dengan yang tertera di polis.

Koordinator Juru Bicara Tim Percepatan Restrukturisasi Jiwasraya, R. Mahelan Prabantarikso mengatakan, pemanggilan ulang untuk memberikan kesempatan sekaligus menyuguhkan pelayanan yang terbaik untuk para pemegang polis, pada saat pelaksanaan program restrukturisasi Jiwasraya.

“Masih dibuka kesempatan dan melakukan outbound call hingga 31 Mei 2021,” kata Mahelan yang juga menjabat Direktur Kepatuhan dan SDM Jiwasraya dilansir dari Antara.

Dengan pemanggilan ulang ini diharapkan para pemegang polis ritel yang belum memberikan respon dapat mengikuti program restrukturisasi sebagai bentuk tanggungjawab dan komitmen perusahaan untuk bisa menyelamatkan manfaat yang dimiliki seluruh pemegang polis.

Sumber: ANTARA