Lifestyle

88% Ibu Muda Alami Mom Shaming

Hasil survei yang dilakukan BukaReview terhadap 208 ibu muda atau Generasi Z, mengatakan bahwa 88 persen Bunda pernah mengalami mom shaming


88% Ibu Muda Alami Mom Shaming
Ilustrasi ibu depresi karena mom shaming (ABC News Australia)

AKURAT.CO Mom shaming sering Kamu jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Banyak Bunda yang tidak sadar melakukan mom shaming pada ibu lainnya, sehingga menganggap mom shaming sebagai hal yang lumrah. 

Hasil survei yang dilakukan BukaReview terhadap 208 Bunda muda  Generasi Z, mengatakan bahwa 88 persen Bunda pernah mengalami mom shaming, lebih dari 90 persen Bunda merasa mom shaming semakin marak terjadi. Sedangkan 12 persen Bunda merasa tidak pernah atau tidak sadar pernah melakukan mom shaming.

Seperti diketahui, mom shaming adalah mengkritik atau mempermalukan seorang ibu atas pilihan cara asuhnya, karena pilihannya berbeda dengan pilihan pelaku. 

Mom shaming bisa berefek panjang. BUnda juga rentan merasa terisolir, merasa dirinya salah, dan tidak ada yang mendukungnya. “Efek mom shaming bisa membekas lama, makanya harus cepat diatasi agar ibu tidak sampai depresi,” ujar Psikolog Vera Itabiliana, dalam siaran pers, yang dikutip pada Minggu (21/11).

Menurut Vera, korban dari mom shaming akan mengalami kecemasan berlebih dan tidak percaya diri terhadap kemampuannya mengurus anak. Korban juga akan menyalahkan diri sendiri tentang pola asuh yang diambil, hingga menganggap dirinya tidak pantas disebut ibu.

Vera Itabiliana menambahkan, tidak semua bentuk kritikan dikategorikan sebagai mom shaming. Mom shaming harus dilihat dari dua sisi, yakni sisi yang memberikan pernyataan dan sisi yang mendengarkannya. 

“Dibutuhkan kepekaan dari sisi yang mendengarkan untuk mem-filter omongan orang lain. Kemudian baca juga raut wajah orang yang berbicara. Jika raut wajah yang menunjukkan rasa tidak suka, bisa jadi statement yang dilontarkan adalah mom shaming,” kata Vera.

Vera menambahkan, ucapan yang tergolong mom shaming umumnya diikuti dengan ciri-ciri tertentu. Misalnya intonasi, gaya menulis dan pemilihan kata yang terkesan menyudutkan dan menghakimi. 

Mom shaming biasanya dilakukan di ranah umum (api bisa juga secara personal), tujuannya untuk mempermalukan karena menganggap dirinya lebih baik.