Ekonomi

762 Rumah Subsidi di Gorontalo Dapat Bantuan PSU

762 unit rumah bersubsidi pemerintah di Provinsi Gorontalo pada tahun 2021 akan mendapatkan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) dari Kementerian PUPR.


762 Rumah Subsidi di Gorontalo Dapat Bantuan PSU
Foto aerial kompleks perumahan bersubsidi di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (31/1/2020). Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran perumahan bersubsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp11 triliun untuk 102.500 unit rumah pada 2020. (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

AKURAT.CO Sebanyak 762 unit rumah bersubsidi pemerintah di Provinsi Gorontalo pada tahun 2021 akan mendapatkan bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Adapun besaran nilai bantuan PSU untuk setiap rumah diperkirakan senilai Rp6 jutaan di mana dalam pembangunannya disesuaikan dengan harga satuan material bangunan setempat.

"Kementerian PUPR terus mendorong semangat pengembang dan masyarakat untuk membangun rumah layak huni untuk masyarakat terutama masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) melalui Prasarana Sarana dan Utilitas (PSU)," ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Khalawi Abdul Hamid lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (9/4/2021).

Bantuan PSU dialokasikan oleh Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Perumahan kepada para pengembang perumahan yang membangun rumah bersubsidi. Pembangunan PSU dilaksanakan agar lingkungan perumahan bersubsidi menjadi lebih nyaman salah satunya dengan membangun jalan lingkungan serta saluran air yang memadai.

Proses pembangunan PSU tersebut, imbuhnya, di bawah pengendalian dan pengawasan Direktorat Rumah Umum dan Komersial (RUK) dan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (P2P) sebagai perpanjangan tangan pusat ke daerah.

"Bantuan ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi para pengembang dalam membangun jalan lingkungan kawasan perumahan sehingga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tinggal di rumah bersubsidi," katanya.

Sementara itu, Kepala Sub Direktorat Wilayah 3 Direktorat Rumah Umum dan Komersial, M Salahudin Rasyidi didampingi Kepala Seksi Wilayah 2 Balai P2P Sulawesi I, Nur Ali, saat melakukan peninjauan lokasi ke sejumlah perumahan di Gorontalo memastikan sebanyak 762 unit rumah bersubsidi di wilayah tersebut akan mendapatkan bantuan PSU.

“Bantuan PSU bisa mendorong para pengembang agar mau masuk ke dalam bisnis perumahan untuk MBR sehingga perlu kita beri semacam insentif salah satunya berupa bantuan PSU,” terangnya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, prosedur mendapatkan bantuan PSU adalah adanya penyampaian permohonan atau usulan secara tertulis dari para pengembang kepada Pemerintah Kabupaten/Kota. Selanjutnya Pemerintah Kabupaten/Kota akan meneruskan usulan tersebut ke Pemerintah Provinsi dengan tembusan ke Kementerian PUPR.

"Pengusulan juga bisa dilakukan melalui aplikasi Sistem Informasi Bantuan Perumahan (SIBARU) dengan melengkapi persyaratan administrasi yang selanjutnya akan di validasi melalui verifikator dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan yang ada di wilayah tersebut," tuturnya.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu