Ekonomi

7 Tips Manjur Buka Bisnis Frozen Food Selama Ramadan

Berikut ini beberapa tips jitu agar bisnis frozen food dapat meningkatkan pendapatan.


7 Tips Manjur Buka Bisnis Frozen Food Selama Ramadan
Ilustrasi makanan yang dibekukan (INDEPENDENT.CO.UK)

AKURAT.CO, Makanan beku atau frozen food menjadi salah satu jenis makanan yang paling dicari di tengah Ramadan tahun ini.

Selama Ramadan frozen food menjadi produk makanan pilihan banyak orang karena bisa disimpan dalam waktu lama di kulkas dan mengurangi belanja keluar di tengah pandemi.

Tak heran jika sejumlah pelaku bisnis memilih untuk membuka usaha barunya di bidang ini.

Jika kamu berminat mendirikan usaha yang satu ini, berikut ini beberapa tips jitu agar bisnis frozen food dapat meningkatkan pendapatan.

1. Produk yang ingin dijual

Frozen food memiliki beragam jenis. Fokus dengan salah satu produk akan membuat perkembangan usahamu lebih cepat. Beberapa jenis produk yang harus kamu pertimbangkan adalah jenis siap makan (nugget, dimsum, bakso, risol, hingga donat kentang), siap santap atau makanan yang perlu dihangatkan (rendang, cumi cabai ijo, udang balado hingga kerang tumis), siap olah (ayam, cumi, daging sapi, udang, hingga ikan), dan sayur buah potong (jagung, buncis, apel, pisang, hingga wortel).

2. Produsen yang bisa diandalkan

Bagi kamu yang tidak menyiapkan sendiri produknya, kamu bisa membelinya dari produsen lain. Jika pun menyiapkan produknya sendiri, pastikan untuk memilih produsen yang terpercaya.

Pilih produsen atau pabrikan yang sudah terpercaya. Jika kamu berjualan produk sayuran dan buah, sebaiknya pilih penjual yang sudah kamu kenal dan memiliki reputasi bagus.

3. Riset keunikan sendiri

Sebelum memulai segala usaha, riset adalah kunci. Salah satunya agar kamu memiliki keunikan tersendiri yang bisa membedakanmu dengan berbagai produk frozen food lainnya.

Kamu bisa memilih menjual berbagai produk yang sudah memiliki keunikan tersendiri. Kamu juga bisa memiliki brand tersendiri karena sebagian besar produk makanan beku tidak memiliki merek.

4. Perhatikan kualitas produk

Jika memang kamu mengambil produk dari produsen lain, pastikan kamu mengecek kualitas dari produk tersebut. Pastikan untuk melihat tanggal kadaluwarsa produk untuk frozen food yang diawetkan. Akan lebih baik lagi, jika kamu mencoba sendiri jangka waktu penyimpanan maksimal dari sebuah produk.

5. Perhatikan pengemasan

Karena makanan beku diharapkan dapat bertahan lama, pastikan juga untuk mengecek pengemasan dari produk tersebut. Pasalnya, pengemasan yang baik akan mendukung kualitas terbaik dari produkmu.

6. Manfaatkan apa yang ada

Salah satu hal utama dalam menjual frozen food adalah penyimpanan. Kulkas atau freezer menjadi alat utama yang harus dimiliki dan diperhatikan ketika mendirikan usaha frozen food. Untuk memulai kamu bisa menggunakan kulkas yang ada di rumah terlebih dahulu. Seterusnya, kamu bisa memberatkan modal ke pembelian kulkas atau freezer yang memiliki kualitas terbaik.

7. Dimulai dari lingkungan terdekat

Dengan berkembangnya dunia teknologi, promosi usaha memang semakin mudah. Meskipun di saat yang sama, kompetisi juga semakin ketat. Maka dari itu, pilih target lingkungan terdekat dahulu dalam memulai berbagai usaha. Selain itu, kamu juga bisa masuk ke berbagai pasar online, mulai dari memanfaatkan berbagai media sosial, mendaftar ke berbagai e-commerce, hingga daftar ke layanan ojek online. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu