Tech

Simak! 7 Teknologi Mesin Mobil Terbaru, Penyuka Otomotif Wajib Tahu

Simak! 7 Teknologi Mesin Mobil Terbaru, Penyuka Otomotif Wajib Tahu
Teknologi Canggih Mesin Mobil Terbaru (Istimewa)

AKURAT.CO, Teknologi mesin terbaru terus bermunculan sebagai akibat terus berkembangnya inovasi-inovasi baru di kehidupan modern.

Di tahun-tahun mendatang tidak menutup kemungkinan bahwa teknologi dunia otomotif semakin maju.

Perkembangan teknologi yang datang begitu pesat membuat banyak pabrik otomotif bersaing untuk meluncurkan fitur dan teknologi terbaru di pasar global. Terlebih pada produksi mobil baru saat ini yang lebih dibekali dengan fitur dan tekonolgi canggih.

baca juga:

Fitur-fitur yang disematkan pada mobil zaman sekarang pun beragam dan canggih.

Biasanya fitur-fitur yang menggiurkan tersebut dihadirkan pada mobil baru premium. Tak hanya modern, kehadiran fitur dan teknologi baru ini dapat menambah kenyamanan bagi pemilik mobil.

Lantas, apa saja teknologi mesin mobil terbaru? Untuk mengenal lebih jauh tentang teknologi mesin mobil, simak tulisan ini sampai selesai!

Autonomous drive

Autonomous drive merupakan salah satu teknologi mobil canggih saat ini. Dengan teknologi ini, mobil dapat bergerak sendiri tanpa harus dikemudikan oleh manusia.

Hal ini didukung oleh sensor-sensor yang disematkan di dalam mobil. Sensor-sensor tersebut berperan mengatur pergerakan mobil, kapan mobil harus berhenti, dan sebagainya. 

Salah satu merek mobil yang sudah mengaplikasikan teknologi autonomous drive adalah Tesla tipe model S. Pabrikan mobil lainnya yang sudah menerapkan teknologi ini, yaitu Mercedes-benz S-Class, BMW 7 Series, Audi A8, Volvo 590.

Pre-collision

Agar dapat lebih memahami sistem dari teknologi ini, mari kita lihat contoh teknologi mesin terbaru milik Mercedes-Benz yang disebut Pre-Safe.

Sistem ini mendeteksi kapan akan terjadi tabrakan berdasarkan kecepatan, sudut kemudi, dan sensor di sekitar mobil.

Apabila terjadi kecelakaan, teknologi ini secara otomatis akan mengencangkan seat belt, mengatur ketinggian sandaran kepala, dan mengatur sudut sandaran kursi dalam hitungan yang sangat cepat dan jika diperlukan, sistem ini juga bisa menutup jendela dan sunroof.

Connected cars

Ini merupakan teknologi mesin mobil terbaru yang memungkinkan kendaraan berkomunikasi dua arah dengan sistem teknologi yang ada di luar kendaraan. Teknologi ini berkaitan dengan koneksi internet.

Teknologi ini merupakan salah satu sistem keselamatan dan keamanan yang disematkan dalam kendaraan. Melalui sistem ini, teknologi connected cars menggunakan ponsel untuk menelpon nomor polisi jika terjadi kecelakaan.

Saat ini, teknologi otomotif ini sudah berkembang lebih canggih dan sudah mampu mendeteksi lokasi Global Positioning System (GPS).

Hybrid

Hybrid merupakan salah satu teknologi otomotif yang paling inovatif. Teknologi ini memadukan dua sistem penggerak menjadi satu.

Jadi, bagian mesin mobil konvensional digabungkan dengan motor listrik untuk kemudian menyatu menggerakan mobil. Motor konvesional juga bisa difungsikan untuk mengisi ulang baterai penggerak motor listrik.

Hasilnya, selain konsumsi bahan bakar menurun drastis, tenaga bisa terdongkrak karena keduanya memiliki output tenaga masing-masing.

Ide dari teknologi mobil ini sebenarnya sudah ada sejak awal abad 20. Akan tetapi, mobil dengan teknologi hybrid baru sukses secara komersial menjelang akhir tahun 1990-an.

Automatic safety braking system

Teknologi mesin mobil terbaru selanjutnya yaitu automatic safety braking system. Ini merupakan teknologi yang mampu membuat mobil melaju dengan lebih hati-hati.

Rem mobil akan bekerja secara otomatis, saat pengemudi mengendarai mobil dalam kecepatan di bawah 30 kilometer per jam dan sensornya mendeteksi pejalan kaki atau hambatan lainnya yang tidak disadari oleh pengemudi. 

Teknologi ini sudah disematkan pada beberapa mobil canggih masa kini, seperti Mazda CX-5.

Electromagnetic parking sensor

Teknologi ini telah cukup lama ditemukan, yakni sekitar tahun 1992. Meski demikian, teknologi electromagnetic parking sensor tetap dipertahankan hingga saat ini. 

Inovasi ini memungkinkan sensor elektromagnetik yang terdapat pada mobil bisa mendeteksi benda yang ada di sekeliling kendaraan, baik depan, belakang maupun samping. 

Teknologi ini sangat menguntungkan bagi pengemudi, karena dapat menghindari benturan dengan yang ada di sekitarnya.

Self leveling suspension

Sebelum ada teknologi self leveling suspension, mobil-mobil keluaran lama akan menekan suspensi saat terisi barang atau penumpang di belakang. 

Bagian depan mobil juga akan terangkat dan traksi roda di bagian ini juga tereduksi. Alhasil, mobil kurang stabil dan bisa membahayakan penumpang.

Nah, kehadiran teknologi self leveling suspension memungkinkan suspensi mobil untuk ‘melawan’ dan membuat mobil tetap berada dalam postur yang rata saat terisi beban. 

Dengan demikian, pengendalian dan hal-hal lain yang berkaitan dengan pengendara bisa tetap optimal.