Lifestyle

7 Makanan yang Bisa Bantu Energi Tetap Stabil Selama Puasa

Jenis dan jumlah makanan yang kamu makan memainkan peran penting dalam menentukan tingkat energi sepanjang hari


7 Makanan yang Bisa Bantu Energi Tetap Stabil Selama Puasa
Telur bebel (INSTAGRAM/vegamelon)

AKURAT.CO, Selama menjalankan puasa banyak orang sudah merasa lelah atau lesu di siang hari. Hal ini memang wajar terjadi karena kamu kekurangan energi. Namun, kamu bisa mengatasinya dengan mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur. 

Perlu diketahui, jenis dan jumlah makanan yang kamu makan memainkan peran penting dalam menentukan tingkat energi sepanjang hari.

Meskipun semua makanan memberi energi, beberapa makanan mengandung nutrisi yang dapat membantu meningkatkan energi dan menjaga kewaspadaan dan fokus kamu sepanjang hari. Sehingga kamu bisa tetap produktif meski sedang berpuasa. 

Berikut AKURAT.CO rangkum tujuh makanan yang telah terbukti dapat membantu meningkatkan tingkat energi, dilansir Healthline :

Alpukat

HL Alpukat | Berdasarkan penelitian, kulit buah alpukat ternyata mengandung bakteri yang cukup berbahaya sehingga harus dicuci sebelum dimakan | Woman's Day

Alpukat kaya akan lemak sehat, vitamin B, dan serat. Sekitar 84 persen lemak sehat dalam alpukat berasal dari asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda. 

Lemak sehat ini telah terbukti meningkatkan kadar lemak darah yang optimal dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Lemak sehat ini juga dapat disimpan di dalam tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. 

Selain itu, serat dalam alpukat menyumbang 80 persen  dari kandungan karbohidratnya, yang dapat membantu kamu mempertahankan tingkat energi yang stabil sepanjang hari. Berkat semua manfaat kesehatannya yang signifikan, alpukat dianggap sebagai salah satu super food. 

Yogurt

Greek Yogurt | Ilustrasi Greek Yogurt | The Spruce

Yogurt adalah camilan yang sangat baik untuk menutup sahurmu. Sebab, karbohidrat yang terdapat dalam gula, yakni berupa laktosa dan galaktosa dapat memberikan energi yang siap digunakan.

Selain itu, yogurt memiliki protein, yang membantu memperlambat pencernaan karbohidrat, sehingga memperlambat pelepasan gula ke dalam darah. 

Oatmeal

Ilustrasi menu sarapan dengan oatmeal | Ilustrasi menu sarapan dengan oatmeal | INSTAGRAM/pat.rusnakova

Oatmeal adalah sereal gandum utuh yang bisa memberi energi tahan lama.

Oatmeal mengandung beta glukan, serat larut yang membentuk gel kental saat dikombinasikan dengan air. Kehadiran gel ini dalam sistem pencernaan menunda pengosongan perut dan penyerapan glukosa ke dalam darah  Selain itu, oatmeal juga kaya akan vitamin dan mineral yang membantu proses produksi energi, termasuk vitamin B, zat besi, dan mangan 

Nasi merah

Nasi Merah | | SHUTTERSTOCK

Dibandingkan dengan nasi putih, nasi merah lebih sedikit diproses dan lebih mempertahankan nilai gizi dalam bentuk serat, vitamin, dan mineral.

Satu setengah cangkir (50 gram) beras merah mengandung dua gram serat dan menyediakan sebagian besar asupan mangan harian yang direkomendasikan, mineral yang membantu enzim memecah karbohidrat dan protein untuk menghasilkan energi. 

Selain itu, berkat kandungan seratnya, beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah. Oleh karena itu, ini dapat membantu mengatur kadar gula darah dan meningkatkan tingkat energi yang stabil sepanjang hari. 

Ikan Berlemak

HL Salmon | Makan ikan yang kaya asam lemak omega-3 dua kali seminggu secara signifikan bisa mengurangi pembengkakan saluran napas pada anak-anak pengidap asma | Eluniversal

Ikan berlemak seperti salmon dan tuna adalah sumber protein, asam lemak, dan vitamin B yang baik, menjadikannya makanan yang bagus untuk disertakan dalam makanan sahur kamu.

Satu porsi salmon atau tuna memberi jumlah harian asam lemak omega-3 dan vitamin B12 yang direkomendasikan.  Asam lemak omega-3 telah terbukti mengurangi peradangan, yang merupakan penyebab umum kelelahan. 

Faktanya, beberapa penelitian menetapkan bahwa mengonsumsi suplemen omega-3 dapat mengurangi kelelahan, terutama pada pasien kanker dan mereka yang baru pulih dari kanker. 

Selain itu, vitamin B12 bekerja dengan folat untuk menghasilkan sel darah merah dan membantu zat besi bekerja lebih baik di tubuh . Kadar sel darah merah dan zat besi yang optimal dapat mengurangi kelelahan dan meningkatkan energi 

Ubi jalar

Resep Korean Sweet Potato | Korean Sweet Potato Bread | Instagram/ibakeforwarmingyoursoul

Selain enak, ubi jalar adalah sumber energi bergizi bagi mereka yang membutuhkan energi sepajang hari. 

Satu porsi 1 cangkir (100 gram) ubi jalar memiliki hingga 25 gram karbohidrat kompleks, 3,1 gram serat, 25 persen dari  mangan yang direkomendasikan, serta 564 persen untuk vitamin A . 

Berkat serat ubi jalar dan kandungan karbohidrat kompleks, tubuh akan mencernanya dengan lambat, yang memberikamu pasokan energi yang stabil

Telur

Telur | Telur | downshiftology.com

Telur bukan hanya makanan yang sangat enak dan mudah tetapi juga penuh energi yang dapat membantu menjalani hari. Telur kaya akan protein, yang dapat memberi kamu sumber energi yang stabil dan berkelanjutan.

Selain itu, leusin adalah asam amino paling melimpah dalam telur, dan diketahui dapat merangsang produksi energi.  Leusin dapat membantu sel mengambil lebih banyak gula darah, merangsang produksi energi dalam sel, dan meningkatkan pemecahan lemak untuk menghasilkan energi.

Apalagi telur kaya vitamin B. Vitamin ini membantu enzim menjalankan perannya dalam proses memecah makanan untuk energi.[]

Irma Fauzia

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu