News

7 Fakta Siti Elina, Wanita yang Coba Terobos Istana Versi Polisi

7 Fakta Siti Elina, Wanita yang Coba Terobos Istana Versi Polisi
Siti Elina, wanita nerobos istana pembawa pistol (Dok. Polri)

AKURAT.CO, Identitas wanita yang mencoba menerobos istana akhirnya terungkap. Diketahui, wanita tersebut bernama Siti Elina, warga Kampung Mangga Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Aksi Siti Elina mencoba menerobos penjagaan Istana Kepresidenan Jakarta terjadi pada Selasa (25/10/2022). Ia membawa senjata api miliknya. Aksi Siti itu gagal setelah terpergok oleh anggota Paspampres.

Terdapat sejumlah fakta yang didapati pihak kepolisian setelah melakukan pemeriksaan mendalam terhadap wanita tersebut. Berikut fakta terkait wanita bercadar yang hendak menerobos Istana Negara dan menodongkan pistol ke arah Paspampres. 

baca juga:

1. Jadi Tersangka Terorisme

Polisi resmi menetapkan Siti Elina, perempuan yang ditangkap karena mencoba menerobos masuk Istana Kepresidenan dengan membawa pistol sebagai tersangka. 

Siti Elina disangkakan pasal UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang Kepemilikan Senjata Api Ilegal Juncto Pasal 335 KUHP tentang Tindak Pemaksaan.

"Kemudian kita juga gunakan Pasal 335 KUHP karena ada paksaan fisik dan psikis sehingga saat itu petugas harus melakukan tindakan tegas tapi terukur," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi kepada wartawan, Rabu (26/10/2022). 

2. Terafiliasi HTI dan NII

Kabag Ops Densus 88 Kombes Aswin Siregar mengungkapkan bahwa Siti Elina terhubung dengan beberapa akun radikal di media sosial.

"Dari pemeriksaan sementara dan dari hasil analisis Densus 88 ditemukan memang yang bersangkutan terhubung secara media sosial (medsos) kepada beberapa akun yang kami indikasikan sebagai akun-akun eks HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) maupun akun dari Negara Islam Indonesia (NII)," kata Aswin.

3. Curi Senjata Milik Paman mantan ABRI

Polisi menyebut Siti Elina mengambil senjata api milik pamannya yang mantan personel ABRI.

"Senjata ini, baru sehari sebelum diambil yang bersangkutan secara diam-diam ini milik pamannya. Kemudian dibawa saat akan ke Istana," kata Hengky Haryadi.

Sementara itu, Aswin Siregar mengungkapkan paman Siti Elina tersebut merupakan seorang mantan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) .

"Pamannya itu mantan anggota TNI," ungkap Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Kombes Pol Aswin Siregar. 

4. Mendapat Wangsit Masuk Surga

Siti Elina, wanita yang menerobos istana mengaku mendapat wangsit masuk surga sebelum melakukan aksinya itu. 

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar mengatakan wangsit itulah yang kemudian mendorong Siti untuk nekat mencoba masuk ke dalam Istana Negara.

"Saat ini semua keterangan yang bersangkutan itu seperti mendapat mimpi atau wangsit, jadi yang bersangkutan mimpi masuk surga dan neraka sampai ada kesimpulan dia harus menegakkan ajaran yang benar," kata Kabag Banops Densus 88 Polri Kombes Aswin Siregar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/10/2022).

5. Terobos Istana untuk Ketemu Jokowi

Motif utama Siti Elina coba menerobos pengamanan Istana Kepresidenan sambil membawa senjata api adalah untuk bertemu Presiden Joko Widodo.

Ia ingin bicara ke Jokowi soal kesalahan Indonesia memilih Pancasila sebagai ideologi. Siti dikabarkan sudah tiga kali mendatangi wilayah Istana Kepresidenan Jakarta.

Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Antiteror Polri Kombes Pol Aswin Siregar mengatakan Siti juga bercerita sempat bermimpi masuk surga sebelum beraksi di istana. Mimpi itu dimaknai Siti dengan melaksanakan aksi di istana.

6. 3 Kali Keliling Istana Negara

Polisi mengungkapkan Siti Elina sudah tiga kali bolak-balik Istana Negara.

"Jadi hasil pemeriksaan kami sementara, keterangan dari tersangka ini, hasil penyelidikan kami bukti digital dan sebagainya, yang bersangkutan ini sudah tiga kali datang ke wilayah Istana," ujar Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi dalam jumpa pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (26/10/2022).

Namun, pada aksi ketiga kalinya itu, tepatnya pada Selasa (25/10) kemarin, Siti Elina tertangkap saat mencoba menerobos Istana. Siti Elina tertangkap setelah menodongkan senjata api kepada petugas Paspampres.

"Namun, pada hari kemarin yang bersangkutan memang sudah berjalan saat yang bersangkutan mengambil diam-diam senjata ini," katanya.

7. Pistol yang ditodongkan kosong

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi menyebut senjata api berjenis FN yang dibawa Siti ternyata terpisah dengan magazine dan hanya terisi selongsong tanpa proyektil.

"Itu terpisah antara pistol dengan magazine, dan di dalam magazine itu ada satu selongsong artinya tanpa proyektil," kata Hengki. []