Ekonomi

7 Ciri Pinjaman Online Ilegal yang Perlu Kamu Tahu, Patok Bunga Harian Tinggi

Waspada maraknya pinjaman online ilegal, lebih dari 3.000 lembaga diblokir OJK


7 Ciri Pinjaman Online Ilegal yang Perlu Kamu Tahu, Patok Bunga Harian Tinggi
Ilustrasi uang. (Unsplash/@mufidpwt)

AKURAT.CO, Masa pandemi masih berlangsung. Kebutuhan ekonomi semakin lama juga semakin mengimpit sebagian besar masyarakat. Hal ini menyebabkan banyak yang terpaksa mencari solusi tercepat atas masalah tersebut, salah satunya adalah menggunakan jasa pinjaman online. 

Seiring berjalannya waktu, lembaga pinjaman online kian menjamur dengan memberikan janji-janji manis seperti proses cepat dan mudah. Seperti namanya, pinjaman ini dapat dilakukan cukup secara online saja. 

Merasa menjadi solusi paling cepat dan tepat, akhirnya masyarakat berbondong-bondong menggunakan jasa tersebut. Sayangnya, kemudahan yang dijanjikan tidak menjamin mereka terhindar dari berbagai aksi penipuan. 

Menanggapi maraknya pinjaman online ini, Geraeldo Sinaga, Co-founder Investbro.id, mengingatkan agar masyarakat harus tetap waspada ketika ingin menggunakan jasa pinjaman online. Tidak sedikit orang sudah menjadi korban dari pinjaman ilegal dan tentu saja bukan solusi yang didapatkan, melainkan masalah yang lebih besar seperti kehilangan banyak uang.

Hal ini tak lepas dari fakta terbaru bahwa Otoritas Jasa keuangan telah menutup lebih dari 3.000 aplikasi serta situs pinjaman secara online yang dinilai ilegal. 

Fakta tersebut dibenarkan oleh Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan, Tongam L. Tobing. 

"Saat ini sudah banyak terjadi pelanggaran pinjaman online ilegal, sehingga satgas waspada investasi akan melakukan dua hal yang bersifat preventif, yakni melakukan edukasi untuk masyarakat terkait pinjaman online serta tindakan represif seperti memblokir aplikasi dan melaporkan ke polisi, kemudian melaporkan ke masyarakat," ungkap Tongam.

Tongam menambahkan walaupun ribuan aplikasi dan situs sudah diblokir, sampai saat ini kasus penipuan berkedok pinjaman online masih sering terjadi. Hal tersebut dikarenakan kemajuan teknologi yang sangat pesat sehingga para pelaku bisa dengan cepat membuat situs atau aplikasi lainnya dan menawarkan lagi ke masyarakat. 

Setidaknya ada 7 ciri lembaga pinjaman yang sering memakan korban, antara lain:

Ahada Ramadhana

https://akurat.co