Ekonomi

7 Cara Hindari Bangkrut, Agar Tetap Kaya Sampai Tua

Siapa sih yang mau bangkrut? Tentunya tidak ada satu pun orang yang pengin mengalami hal tersebut pada keuangan pribadinya


7 Cara Hindari Bangkrut, Agar Tetap Kaya Sampai Tua
Ilustrasi orang kaya (Dailymail.co.uk)

AKURAT.CO Siapa sih yang mau bangkrut? Tentunya tidak ada satu pun orang yang pengin mengalami hal tersebut pada keuangan pribadinya. Namun, pada kenyataannya ketakutan akan bangkrut sering kali menghantui kehidupan semua orang yang sudah berpenghasilan apalagi bagi yang memiliki banyak harta.

Tidak mengatur keuangan dengan baik, mengabaikan daftar anggaran, suka berhutang demi memenuhi gaya hidup yang tinggi dan sifat konsumtif yang sulit dihentikan merupakan beberapa kebiasaan buruk yang sering kali dilakukan kebanyakan orang. Padahal, pengeluaran tidak terkontrol seperti itulah yang menyebabkan bangkrut dengan mudah menghampiri kehidupan Anda.

Mulailah cek kembali, Apakah Anda sudah baik dan benar saat mengelola kekuangan. Jika belum, maka segeralah ubah kebiasaan buruk yang selama ini masih menjadi rutinitas. Tidak perlu khawatir, berikut ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

1. Rencanakan Pengeluaran

Hati-hati kalau Anda memiliki pengetahuan finansial yang rendah, itu akan berujung pada pengelolaan keuangan yang buruk salah satunya pengeluaran belanja yang berlebihan sehingga bisa saja menimbulkan bangkrutnya pada keuangan. Agar terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan, sebaiknya cobalah mulai dari sekarang rencanakan pengeluaran keuangan secara menyeluruh.

Tips: buat anggaran keuangan sesuai dengan kebutuhan selama sebulan. Anda bisa menggunakan data bulan sebelumnya sebagai patokan. Jika terdapat pengeluaran yang dirasa tidak penting dan berlebihan, sebaiknya coret pada daftar. Pastikan daftar anggaran yang dibuat lebih memprioritaskan kebutuhan daripada yang lainnya seperti pembayaran cicilan, tagihan bulanan, kebutuhan dapur, transportasi, dan tabungan. Lakukan dengan disiplin agar perencanaan pengeluaran berjalan baik.

2. Buka Rekening Tabungan

“Tabungannya jadi satu saja dengan rekening gajian, punya dua rekening ribet”. Kalau Anda melakukan hal tersebut, pastinya secara tidak sengaja akan memakai uang yang dianggap sebagai tabungan untuk keperluan lain. Sebaiknya pisahkan dana kebutuhan dengan tabungan di dua rekening yang berbeda. Adanya tabungan bisa dijadikan sebagai dana cadangan atau darurat jika dikemudian hari mengalami masalah keuangan yang terancam bangkrut.

Tips: bagi Anda yang baru mau memulai menabung, mulailah dengan jumlah nominal kecil kemudian meningkat sesuai dengan kebutuhan. Sisihkan minimal 10% dari penghasilan yang diperoleh. Ketika sudah menerima gaji, sebaiknya langsung pisahkan ke rekening tabungan. Lakukan dengan disiplin agar keuntungan bisa dirasakan.

Sumber: Cermati