Lifestyle

7 Cara Agar Bunda Tetap Fit Meski Bergadang Mengurus Si Kecil

Agar tetap fit setelah begadang untuk mengurus si Kecil atau bekerja. Berikut cara-cara agar tetap fit setelah bergadang


7 Cara Agar Bunda Tetap Fit Meski Bergadang Mengurus Si Kecil
Ilustrasi Bunda bergadang (Unsplash / Igordoom Primus)

AKURAT.CO, Orang dewasa disarankan untuk tidur malam selama 8 jam agar tubuh dapat berfungsi dengan baik. Namun, bergadang kerap dilakukan saat pekerjaan sedang menumpuk atau mengasuh Si Kecil yang masih bayi, karena sering terbangun ketika pipis atau haus di malam hari. 

Padahal, mungkin saja keesokan harinya, Ayah dan Bunda masih harus bekerja atau melakukan pekerjan rumah. 

Nah, agar tetap fit setelah begadang untuk mengurus Si Kecil, ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Berikut cara-cara agar tetap fit setelah bergadang, yang dikutip Akurat.co dari berbagai sumber.

Konsumsi minuman berkafein

Untuk mengatasi rasa kantuk yang muncul akibat bergadang, Ayah dan Bunda bisa mengonsumsi minuman berkafein, seperti kopi dan teh. Sebab, kandungan kafein diketahui dapat melawan zat alami tubuh yang memicu kantuk dan membuat tubuh menjadi lebih fit.

Akan tetapi, hindari mengonsumsi minuman kafein secara berlebihan dan sesuaikan dengan dosis harian, yang bisa diterima oleh tubuh. Batas asupan kafein yang dianggap wajar adalah 400 miligram per harinya atau setara dengan 4 cangkir kopi seduh.

Namun, tidak semua orang bisa memenuhi asupan kafein ini, karena memiliki riwayat penyakit tertentu seperti maag. Sebab, kafein bisa meningkatkan asam lambung yang bisa memperparah penyakit maag.

Lalu, hindari pula konsumsi minuman berenergi untuk menghilangkan rasa kantuk yang banyak dijual di pasaran, karena kandungan kafein pada jenis minuman ini umumnya cukup tinggi. Bila dikonsumsi secara berlebihan, minuman berenergi bisa berbahaya bagi tubuh.

Luangkan waktu untuk tidur siang

Luangkan waktu untuk tidur siang pada jam istirahat selama 15–20 menit, ketika Si Kecil sedang tidur siang. Namun, usahakan untuk tidak terlalu lama tidur siang karena justru membuat Ayah atau Bunda pusing setelahnya.

Hindari tidur siang di atas pukul 3 sore, karena dapat mengganggu waktu tidur Ayah atau Bunda pada malam hari.

Lakukan olahraga ringan

Saat berada di rumah atau di kantor, Ayah dan Bunda bisa melakukan olahraga ringan seperti jalan cepat, naik-turun tangga, lari di tempat atau sedikit peregangan yang bisa membuat tubuh bergerak. Aktivitas ini dapat meningkatkan kinerja otak dan membuatmu tetap terjaga.

Selain itu, Ayah dan Bunda juga dapat melakukan senam aerobik selama 30–40 menit sebelum beraktifitas, untuk mendapatkan tubuh yang lebih fit setelah bergadang.

Sesuaikan pencahayaan di kamar tidur

Saat lelah, sebagian orang lebih memilih memadamkan lampu agar bisa beristirahat dengan nyenyak. Kegelapan ini justru memberi isyarat pada tubuh untuk melepaskan melatonin, yaitu hormon yang memicu rasa kantuk.

Namun, jika kamu ingin terjaga setelah bergadang, usahakan untuk selalu berada di ruangan yang terang. Ayah dan Bunda juga bisa berjemur sejenak di bawah sinar matahari untuk menghilangkan rasa kantuk.

Mandi air dingin

Udara hangat bisa membuat tidur lebih nyenyak, sehingga bisa berisiko menyebabkan kantuk. Oleh karena itu, mandi atau sekedar mencuci muka dengan air dingin dapat membantu Ayah dan Bunda mengatasi rasa kantuk yang muncul setelah bergadang.

Sebab, suhu dingin dapat merangsang aktivitas saraf di tubuh, sehingga rasa kantuk dapat berkurang.

Manfaatkan perangkat elektronik

Perangkat elektronik, termasuk laptop, tablet, ponsel atau TV, memancarkan cahaya biru yang dapat menunda pelepasan melatonin atau hormon penyebab kantuk. Oleh karena itu, mainkan perangkat elektronik untuk membuat tubuh tetap terjaga setelah bergadang.

Ketika aktivitas harian Ayah dn Bunda berakhir dan Si Kecil tertidur, segera gunakan waktu tersebut untuk tidur, bukan untuk bermain perangkat elektronik.[]