Lifestyle

6 Kesamaan yang Dimiliki Orang yang Doyan Selingkuh

Ada ratusan alasan mengapa seseorang berselingkuh dari pasangannya. Namun, semua orang yang berselingkuh selalu memiliki kesamaan ini.


6 Kesamaan yang Dimiliki Orang yang Doyan Selingkuh
Ilustrasi pasangan yang berselingkuh (FREEPIK)

AKURAT.CO, Ada ratusan alasan mengapa seseorang berselingkuh dari pasangannya. Oleh sebab itu, tidak mungkin untuk memberitahu secara tepat apa yang sebenarnya ada dalam pikiran mereka saat melakukan perselingkuhan. Satu orang mungkin memberikan alasan A untuk berselingkuh, sementara yang lain mungkin memiliki alasan yang berbeda, mulai dari B hingga Z.

Namun, ada beberapa kesamaan yang dimiliki oleh mereka yang suka melakukan perselingkuhan. Apa saja? Simak penjelasan Akurat.co berikut ini, Selasa, (27/8/2021): 

Selalu membenarkan perbuatannya

Hampir semua orang yang berselingkuh menyalahkan pasangannya atas perbuatan mereka. Ya, alih-alih mengakui kesalahannya, mereka malah mencari kekurangan hubungannya untuk membenarkan tindakannya.

Bahkan sangat normal bila mereka menuduh pasangannya kurang perhatian, tidak mendapatkan dukungan dan alasan-alasan lainnya. Secara tidak langsung, mereka ingin menyatakan bahwa perselingkuhannya yang dilakukannya itu wajar karena hubungannya tidak baik. 

Merasa tidak dipahami

Seseorang yang tidak setia selalu mengklaim bahwa pasangannya tidak dapat memahaminya, yang mengakibatkan mereka mencari orang lain. Namun, seringkali  hal ini sebenarnya bersumber dari ketidakmampuan untuk terbuka sepenuhnya kepada pasangan. Mereka tidak pernah mau terbuka kepada pasangan, tapi malah menyalahkan dirimu karena tidak memahaminya.

Anggapan pasangan sebagai sumber kebahagiaan

Pada sadarnya mereka hanya menggantungkan kebahagiaannya kepada pasangan. Mereka tidak mau bertanggung jawab atas kebahagiaan dirinya sendiri.

Inilah yang membuat mereka selalu berpikir bahwa pasanganlah yang bertugas penuh untuk membuat hubungan berjalan dengan baik. Sehingga pada saat terjadi kesalahan atau pasangan tidak memenuhi ekspektasinya, mereka sering tidak tahu bagaimana menanganinya selain berselingkuh.

Takut sendirian

Harga diri yang rendah membuat mereka merasa takut sendirian dan ditinggalkan. Dan untuk mengatasi ketakutan itu, mereka pun akhirnya berselingkuh. Mereka berpikir bahwa dengan bersama banyak orang, dirinya tidak akan ditinggalkan. 

Merasa tidak dicintai

Mereka merasa tidak aman akan diri sendiri dan selalu mempunyai ketakutan yang mendalam bahwa dirinya tidak dapat dicintai. Inilah yang membuat mereka selalu tidak mau sepenuhnya untuk mencoba mendalami hubungan serius dengan seseorang. 

Berpikir orang lain akan membuat lebih bahagia

Ini adalah alasan klise dan terdengar bodoh. Namun, banyak orang memilih untuk berselingkuh karena merasa orang lain lebih bisa membahagiakan dan memenuhi semua ekspektasinya dibandingkan pasangan. Padahal hal ini karena mereka hanya fokus pada kekurangan pasangan, dan berasumsi orang lain akan memberi dirinya lebih banyak kegembiraan dan kepuasan.[]