Lifestyle

6 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Kondom

Kondom bisa menjadi cara yang bagus untuk mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual. Namun, banyak orang melakukan kesalahan saat menggunakan kondom


6 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Menggunakan Kondom
Kondom - Kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan kondom (FREEPIK)

AKURAT.CO Kondom bisa menjadi cara yang bagus untuk mencegah kehamilan dan infeksi menular seksual (IMS). Jika kamu menggunakannya dengan sempurna, kondom pria (eksternal) dapat mencegah kehamilan 98 persen setiap saat. Namun kenyataannya, orang membuat kesalahan, dan dengan penggunaan yang biasa, kondom sebenarnya mencegah kehamilan sekitar 85 persen. 

Sementara kondom wanita (internal) tidak begitu familiar dan jarang ditemukan. Adapun efektivitas kondom wanita sedikit lebih rendah dibandingkan milik pria. Dengan penggunaan yang sempurna, kondom internal bekerja 95 persen, dan dengan penggunaan biasa menjadi 79 persen efektif.

Tapi kondom tidak selalu bekerja dengan sempurna lantaran beberapa kesalahan yang tanpa sadar kamu lakukan. 

"Ada banyak kesalahan yang dapat kamu lakukan saat menggunakan kondom yang akan meningkatkan risiko kehamilan, kata Christine Greves, MD, seorang OB-GYN di Winnie Palmer Hospital for Women & Babies, dikutip AKURAT.CO, Selasa (5/10/2021). 

Berikut beberapa kesalahan yang umum dilakukan saat menggunakan kondom: 

  1. Menggunakan banyak kondom sekaligus. Jangan menggunakan banyak kondom sekaligus, karena dapat menimbulkan gesekan dan pecah.
  2. Menyimpan kondom di lingkungan yang panas. Pastikan kondom eksternal disimpan dengan benar di lingkungan yang dingin. Jangan pernah menggunakan kondom yang telah terkena suhu lebih dari 40 derajat Celcius. Namun, perhatikan bahwa kondom internal wanita umumnya terbuat dari poliuretan atau lateks sintetis, yang tidak terpengaruh oleh panas.
  3. Merobek kondom saat membuka pembungkusnya. Saat membuka pembungkus kondom, buka sepanjang area yang disarankan dan jangan gunakan gigi atau kuku, karena ini dapat menyebabkan robekan.
  4. Menggunakan kondom yang meragukan atau cacat. Periksa kerusakan pada kondom sebelum menggunakannya. "Jika kondom lengket, rapuh, berubah warna, atau rusak, sebaiknya jangan digunakan," kata Casey
  5. Menggunakan pelumas yang salah. Hanya gunakan pelumas berbasis air atau silikon dengan kondom. Pelumas yang mengandung minyak dapat mengurai lateks dan menyebabkan kondom bocor.
  6. Menggunakan ulang kondom. Jangan menggunakan kembali kondom eksternal atau internal jika ingin melakukan putaran kedua. Dan jika kamu berhubungan seks lebih dari 30 menit, kenakan kondom baru. Terlalu banyak gesekan dapat melemahkan material kondom.