News

6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Raib, Ada Tabut Perjanjian Nabi Musa

Sering kali benda-benda dengan nilai tinggi ini dicuri selama perang atau raib akibat bencana. 


6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Raib, Ada Tabut Perjanjian Nabi Musa
Ilustrasi harta karun yang hilang (ISTOCK)

AKURAT.CO Sepanjang sejarah, harta berharga dari berbagai budaya telah dicuri atau hilang. Sering kali benda-benda dengan nilai tinggi itu dicuri selama perang atau raib akibat bencana. 

Terkadang, harta-harta bersejarah itu bisa ditemukan kembali oleh para arkeolog hingga pemburu harta karun. Sementara, beberapa lainnya masih dinyatakan hilang, meskipun benda-benda tersebut memiliki nilai fantastis, baik dari segi bahan, seni, makna, maupun sejarahnya. 

Apa saja mereka dan bagaimana kisahnya?

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO pada Senin (20/9) merangkum 6 harta bersejarah paling terkenal yang hingga kini masih belum diketahui keberadaannya. 

1. Tabut Perjanjian

Dari Tabut Perjanjian hingga Berlian 133 Karat, 6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Hingga Kini Masih Raib - Foto 1
 History

Menurut Kitab Suci Ibrani, Musa memiliki peti kayu berhiaskan lapisan emas yang kemudian dikenal sebagai Tabut Perjanjian. Tabut ini merupakan wadah berisi dua loh batu di mana di dalamnya tertulis sepuluh perintah Allah, tongkat harun, dan roti manna. Konon, Tabut Perjanjian ini dibuat selaras dengan desain Tuhan melalui penglihatan kenabian Musa di Gunung Sinai. 

Bangsa Israel membawa Tabut itu selama 40 tahun pengembaraan mereka di padang gurun. Setelahnya, menurut History, Tabut disimpan di kuil Raja Salomo di Yerusalem. 

Pada tahun 607 SM, orang Babilonia mengepung ibu kota Israel, membantai lebih dari satu juta orang, dan mendorong orang-orang yang selamat ke pengasingan. 

Namun, ketika orang Israel kembali, Tabut telah hilang, bersama dengan banyak harta tak ternilai lainnya. Tidak diketahui apakah peti suci itu disembunyikan di suatu tempat sebelum pengepungan atau ia memang sudah dihancurkan oleh penjajah Babilonia. Apa pun masalahnya, para arkeolog dan pemburu harta karun telah mencarinya selama lebih dari satu abad, dengan sedikit keberhasilan.

Menurut pengetahuan bangsa Ethiopia, Tabut itu diklaim telah disembunyikan di sebuah gereja di Aksum—sebuah kota kecil di dataran tinggi utara—dan dijaga oleh seorang biarawan tunggal. Namun, hingga kini, belum ada bukti yang bisa menunjukkan klaim itu. 

2. Perpustakaan Emas

Dari Tabut Perjanjian hingga Berlian 133 Karat, 6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Hingga Kini Masih Raib - Foto 2
 Ancient-origins.net

Rusia menyimpan banyak harta karun yang hingga kini masih menjadi misteri, dan salah satu yang paling melegenda adalah Perpustakaan Emas. Perpustakaan misterius ini diperkirakan dibuat oleh Ivan III pada abad keenam belas. 

Mengutip LiveScience, perpustakaan ini kabarnya berisi banyak koleksi teks Yunani yang berasal dari zaman kuno, serta teks yang ditulis dalam berbagai bahasa lain. 

Ada klaim bahwa Ivan IV Vasilyevich atau lebih dikenal sebagai 'Ivan yang Menakutkan' telah berhasil menyembunyikan teks perpustakaan. Sementara diketahui, Tsar pertama Rusia itu hidup dari tahun 1530 hingga 1584 Masehi. Karenanya, perpustakaan ini juga kerap dijuluki sebagai 'Perpustakaan Ivan IV'. Ada banyak upaya selama berabad-abad untuk menemukan Perpustakaan Ivan IV. Namun, dalam pencariannya sejauh ini, para pemburu itu  selalu berakhir dengan tangan kosong. 

3. Berlian Florentine

Dari Tabut Perjanjian hingga Berlian 133 Karat, 6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Hingga Kini Masih Raib - Foto 3
 Newscom

Berlian Florentine adalah berlian asli India dan kerap dikenal dengan banyak sebutan, seperti Berlian Tuscan atau Berlian Kuning Austria. Berlian Florentine ini berwarna kuning terang dengan sedikit nuansa hijau. 

Batu mulia itu dipotong dalam bentuk potongan mawar ganda 126, segi sembilan sisi yang tidak beraturan dengan berat mencapai 137,27 karat (27.454 gram). Dengan kadar karatnya yang tinggi itu, Berlian Florentine dikenal sebagai permata terbesar dari jenisnya di dunia, seperti diungkap oleh sejarawan Gordon Brook-Shepherd.

Asal usul batu itu masih diperdebatkan dan keberadaannya sampai saat ini masih tidak jelas. 

Pada bulan November 1918, berlian itu adalah milik keluarga kerajaan Habsburg yang digulingkan setelah kekaisaran yang mereka kuasai, Austria-Hongaria, kalah dalam Perang Dunia I. Keluarga itu lalu menyimpan permata itu di bank brankas di Swiss, dan mempercayakannya kepada seorang pengacara Austria bernama Bruno Steiner.

Namun, alih-alih membantu keluarga tersebut, Steiner justru menjual berlian itu ke kerajaan lainnya, tulis Brook-Shepherd dalam bukunya. Tidak jelas apa yang terjadi selanjutnya. Sebuah laporan berita yang diterbitkan pada tahun 1924 menunjukkan bahwa Steiner ditangkap, didakwa dengan penipuan, dan dibebaskan. Ada teori yang menyebut bahwa Berlian Florentine dipotong kembali beberapa saat setelah Perang Dunia I dan sekarang menjadi serangkaian berlian yang lebih kecil.

4. Fosil Manusia Peking

Dari Tabut Perjanjian hingga Berlian 133 Karat, 6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Hingga Kini Masih Raib - Foto 4
 Alamy

Manusia Peking (Homo erectus pekinensis) adalah subspesies dari Homo erectus yang menghuni Gua Zhoukoudian di China utara selama zaman Pleistosen Tengah (770-126 ribu tahun yang lalu).

Pada tahun 1923, fosil hominid itu ditemukan di sebuah gua dekat desa Zhoukoudian, dekat Beijing (yang pada waktu itu disebut Peking). Seperti diungkap Smithsonian Magazine, fosil Manusia Peking itu terdiri dari satu set 200 fosil yang digali dari situs gua Zhoukoudian dari tahun tahun 1920-an dan 1930-an. 

Pada tahun 1941 atau selama invasi Jepang ke China, Beijing memutuskan untuk mengemasi fosil-fosil itu untuk dilarikan dan disimpan di Amerika Serikat (AS). Menurut rencana, tulang-tulang itu seharusnya diangkut ke pangkalan Marinir AS dan kemudian dikirim. Namun, yang terjadi, fosil-fosil berharga itu justru raib, tidak ada yang benar-benar tahu apa yang terjadi pada mereka.

Belum diketahui secara pasti di mana fosil-fosil itu berada. Beberapa berspekulasi bahwa mereka hilang di laut saat diangkut ke Amerika Serikat. Yang lain percaya bahwa mereka sebenarnya berada di bawah tempat parkir di China.

5. Harta Karun Lima yang bernilai triliunan Rupiah

Dari Tabut Perjanjian hingga Berlian 133 Karat, 6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Hingga Kini Masih Raib - Foto 5
 Pinterest

Pada tahun 1820, pemimpin revolusioner Argentina, Jenderal Jose de San Martin bergerak maju ke ibu kota Peru, Lima. Saat itu juga, otoritas Spanyol bergegas menyelamatkan kekayaan yang telah mereka kumpulkan sejak penaklukan Kekaisaran Inca pada abad ke-16. 

Mereka kemudian mempercayakan kapten laut Inggris, William Thompson untuk menyembunyikan harta karun di atas kapalnya, Mary Dear. Namun, alih-alih membawa harta itu berlayar dan mengembalikannya ke Lima saat situasi aman, Thompson justru melakukan penghianatan. 

Ia dan krunya, yang serakah, menghabisi para penjaga raja muda Spanyol dan pergi dengan jarahannya. Kemudian ketika sebuah kapal Spanyol menangkap Mary Dear, seluruh kru dieksekusi kecuali Thompson dan pasangannya yang berjanji untuk mengungkapkan di mana mereka telah mengubur harta karun itu.

Namun, ketika mereka mencapai Pulau Cocos, Kosta Rika, Thompson dan pasangannya berhasil kabur ke hutan. Sejak itu, keberadaan mereka seperti hilang ditelan Bumi dan tidak pernah terdengar lagi.

Imbasnya, tidak hanya Thompson yang hilang, Harta Karun Lima juga raib.  

lebih dari 300 ekspedisi telah diluncurkan untuk mencoba menemukan harta yang hilang itu. Namun, sampai saat ini, belum ada satu pun yang berhasil mengungkapnya.

Dikatakan Harta Karun Lima memuat banyak perhiasan, seperti koin emas, perak, berlian, hingga patung besar Perawan Maria yang terbuat dari emas murni. Harta Karun Lima diperkirakan bernilai setidaknya hingga USD 208 juta (Rp2,9 triliun), dan pada 2019 lalu, Forbes menyebut nilainya setara dengan USD 1 miliar (Rp14,2 triliun).

6. Emas Nazi

Dari Tabut Perjanjian hingga Berlian 133 Karat, 6 Harta Bersejarah Paling Terkenal yang Hingga Kini Masih Raib - Foto 6
Keystone

Jerman berada di ambang kekalahan menjelang bulan-bulan terakhir Perang Dunia II di tahun 1945. Pada masa itulah, rezim Nazi berusaha menyembunyikan harta berharga yang mereka jarah selama enam tahun terakhir dari museum hingga keluarga Yahudi di seluruh Eropa.

Menurut The Sun, berbagai seni dan perak yang tak ternilai harganya itu lantas disimpan oleh Nazi di tambang atau ditenggelamkan. Beberapa harta budaya itu berhasil diselamatkan oleh unit sekutu. Namun, jarahan lain dengan nilai mencapai sekitar USD 37 miliar (Rp528 triliun) masih hilang, dan perburuannya hingga kini masih berlanjut.

Bahkan hari ini, kabar terus beredar tentang 'kereta emas' Nazi yang berisi 300 ton emas dan kekayaan lainnya melalui jaringan terowongan rahasia di Polandia. Kemudian pada tahun 2015, penduduk kota Walbrzych di Polandia sempat mengklaim telah menemukan bukti terowongan kereta api emas Nazi tersebut.

Sementara pada tahun 2012, kumpulan seni senilai USD 1,8 miliar (Rp25 triliun), yang beberapa di antaranya dicuri oleh Nazi, ditemukan di sebuah flat Munich.

Lalu di Danau Toplitz, di hutan pegunungan Alpen yang lebat di Austria, para perwira Nazi juga diyakini telah menenggelamkan emas Reichsbank senilai miliaran dolar. Sejauh ini belum ada yang ditemukan. 

Namun, pada tahun 1959, para penyelam berhasil mengambil kontainer di danau tersebut. Kontainer itu berisi mata uang palsu senilai jutaan dolar dari negara-negara Sekutu. Menurut History, uang-uang ini digunakan Nazi untuk menghancurkan ekonomi musuh mereka melalui inflasi. Sampai saat ini, setidaknya tujuh orang telah tenggelam di Danau Toplitz yang membeku untuk mencari emas Nazi yang hilang.

Itulah beberapa harta bersejarah yang hingga kini masih menjadi misteri dan belum bisa ditemukan. Bagaimana? Apakah tertarik menemukan salah satunya?[]