Ekonomi

6 Fakta François Pinault, Pemilik Balenciaga yang Sempat Dagang Kayu

6 Fakta François Pinault, Pemilik Balenciaga yang Sempat Dagang Kayu
François Pinault adalah miliarder Prancis pemilik perusahaan Kering yang memayungi brand mewah seperti Balenciaga, Gucci, dan Yvest Saint Laurent. (ARTNews/Matteo de Fina)

AKURAT.CO Brand ternama Balenciaga tengah hangat dibicarakan. Pasalnya, mereka membuat iklan yang dinilai kontroversial. Iklan yang menggemparkan publik itu menampilkan seorang anak yang memegang beruang dengan aksesori bertema BDSM atau praktik seks dengan kekerasan. Sontak hal tersebut menimbulkan kegaduhan di media sosial.

Balenciaga sendiri merupakan anak usaha dari perusahaan Kering. Kering adalah sebuah grup perusahaan yang fokus pada produksi barang mewah dan memayungi sejumlah merk populer seperti Gucci dan Yvest Saint Laurent.

Mengutip dari laman resminya, pemilik Kering yaitu François Pinault. Lantas, seperti apa sosok François Pinault? Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO merangkum sejumlah fakta mengenai François Pinault.

baca juga:

1. Lahir dari seorang pedagang kayu

François Pinault adalah pria kelahiran Les Champs-Géraux, Prancis. Ia lahir pada 21 Agustus 1936 dari seorang ayah yang berprofesi sebagai pedagang kayu. Masa kecil Pinault tidaklah mudah, karena ia sering diejek oleh teman-temannya karena lahir dari keluarga miskin. Ia putus sekolah di usia 16 tahun dan sempat bergabung dengan militer Prancis. Pinault lalu melanjutkan bisnis kayu keluarganya setelah ayahnya meninggal dunia. 

2. Merambah dunia ritel

Bisnis pertama François Pinault yaitu pada tahun 1963 sebagai perusahaan perdagangan kayu bernama Pinault SA. Bisnisnya terus berkembang dan mengakuisisi beberapa perusahaan. Pada tanggal 25 Oktober 1988, Pinault SA pertama kali melantai di bursa saham Paris dan mengubah bisnisnya ke dunia ritel dengan berinvestasi pada sejumlah perusahaan ritel. Pinault berhasil mengakuisisi saham mayoritas di Conforama (ritel furnitur), Fnac (ritel buku dan elektronik), dan beberapa perusahaan lainnya. Di tahun 1993, Pinault SA berganti nama menjadi Pinault-Printemps-Redoute (PPR).

3. Mendirikan perusahaan induk Artémis

Seiring dengan berkembangnya usaha yang ia miliki, pada tahun 1992 Pinault mendirikan perusahaan induk bernama Artémis yang mengurusi investasi keluarganya. Artémis berhasil menguasai sejumlah kebun anggur di Prancis. Kemudian di tahun 1997, perusahaannya membeli majalah berita Prancis, Le Point.

4. Fokus bisnis ke barang mewah

François Pinault memang jeli dalam melihat peluang bisnis. Sekitar tahun 1999, François Pinault mulai berfokus untuk berbisnis barang-barang mewah. Pada Maret 1999, PPR membeli 42 persen saham perusahaan brand mewah Gucci Group. Tak cukup sampai di situ, Pinault juga membeli perusahaan mode mewah Yvest Saint Laurent. Setahun kemudian PPR membeli perhiasan Prancis Boucheron di tahun 2000, lalu Balenciaga di tahun 2001. Pada Mei 2003, Pinault menunjuk putranya François-Henri Pinault menjadi nahkoda perusahaan dan mengubah nama PPR menjadi Kering di tahun yang sama.

5. Orang terkaya ke-31 di dunia

Pinault yang awalnya lahir dari keluarga miskin dan sering diejek teman-temannya, berubah menjadi seorang miliarder berkat kesuksesannya mengelola perusahaan mewah. Menurut laporan Forbes, kekayaannya mencapai USD 37,1 miliar atau sekitar Rp583,9 triliun (kurs Rp15741,05). Pinault dan keluarganya memiliki rumah lelang Christie's, ditambah 3.000 koleksi seni termasuk karya Picasso, Mondrian, dan Koons.

6. Aktif kegiatan amal dan meraih berbagai penghargaan

Selama perjalanannya dan berhasil menjadi seorang miliarder, Pinault juga aktif dalam kegiatan filantropi. Ketika terjadi kebakaran di Hutan Paimpont, Brittany pada tahun 1990, ia membiayai proyek reboisasi tersebut. Setahun kemudian, dia juga memberikan bantuan keuangan ketika terjadi tumpahan minyak karena tenggelamnya kapal Erika. Selain itu, di tahun 2019 lalu ketika terjadi kebakaran Katedral Notre Dame de Paris keluarga Pinault mendonasikan USD 200 juta (Rp3,1 triliun) hartanya untuk renovasi tempat ibadah umat Katolik yang bersejarah di Prancis itu.

Beberapa penghargaan yang diraih François Pinault antara lain Most influential personality in the art world oleh ArtReview, Grand officier de la Légion d'honneur, Grand Officer of the Ordine della Stella d'Italia, hingga Grand Croix de la Légion d'honneur.[]