Lifestyle

6 Alasan Kamu Sering Merasa Buruk Menjadi Lajang

Banyak orang tidak menyukai perasaan "lajang" dan selalu merasa seolah-olah kehilangan kebahagiaan. Ini enam alasan kamu merasa buruk menjadi lajang


6 Alasan Kamu Sering Merasa Buruk Menjadi Lajang
Alasan kamu merasa buruk menjadi lajang (FREEPIK)

AKURAT.CO, Menjadi lajang sebenarnya adalah masa dimana kamu fokus pada dirimu sendiri. Namun, banyak orang lain membencinya. Mereka tidak menyukai perasaan "lajang" dan selalu merasa seolah-olah kehilangan kebahagiaan.

Berikut Akurat.co uraikan beberapa alasan mengapa kamu tidak suka menjadi lajang, Selasa, (4/8/2021):

Usia

Kamu merasa telah mencapai usia di mana semua orang di sekitarmu telah menikah. Banyak orang percaya bahwa ada usia tertentu seseorang seharusnya menikah. Namun, ini sebenarnya tidak boleh dijadikan patokan. Sebab, beberapa orang mungkin menemukan cinta dalam hidup mereka saat usia sekolah, sementara yang lain mungkin menemukan pasangan di usia 30-an. Ingatlah, semua orang akan menemukan belahan jiwa di waktu yang tepat.

Merasa tidak dicintai

Kamu merasa tidak dapat dicintai kecuali seseorang mencintaimu. Jangan lupa bahwa harga diri tak harus bergantung pada status hubungan. Tidak memiliki pasangan, bukan berarti kamu meremehkan diri sendiri dan berhenti mencintai diri sendiri.

Media sosial

Media sosial membuatmu berpikir bahwa kamu ketinggalan. Kamu mungkin terpengaruh oleh foto pernikahan orang lain di media sosial. Namun, kehidupan pasangan itu mungkin tidak sebahagia yang terlihat di foto. Jadi, jangan biarkan kecemburuan menguasai diri kamu.

Merasa tertinggal

Teman bukan pesaing kamu. Mereka adalah pendukungmu. Sebagai teman, mereka harus mendorong kamu untuk melakukan apapun yang membuatmu paling bahagia. Mereka seharusnya tidak mempermalukanmu hanya karena kamu masih lajang. Jika kamu bergaul dengan sekelompok orang yang membuatmu merasa buruk tentang status hubungan, kamu perlu mencari teman baru.

Tekanan keluarga

Keluarga harusnya peduli dengan kebahagiaanmu di atas segalanya. Pada dasarnya, kamu tidak berutang menantu atau cucu kepada mereka. Kamu seharusnya melakukan apapun yang membuatmu bahagia. Keputusan untuk menikah adalah pilihan kamu.

Percaya menikah lebih bahagia

Status hubungan tak menentukan apakah kamu bahagia atau tidak. Ada banyak pasangan dalam pernikahan yang tidak bahagia. Meskipun mungkin terasa seperti cinta akan membuat segalanya lebih baik, itu tidak benar.

Itulah beberapa penyebab kamu selalu dalam suasana hati yang buruk dan mengoceh tentang statusmu yang masih lajang.

Eh, kamu jomblo? Masih juga? Aaah![]