Ekonomi

500 Gardu Listrik Terdampak Banjir Jakarta Sudah Pulih 100%

Total 500 gardu dan 146 ribu pelanggan yang sebelumnya terdampak banjir telah menyala kembali, Selasa (23/2/2021) pagi.


500 Gardu Listrik Terdampak Banjir Jakarta Sudah Pulih 100%
Petugas melakukan pengecekan GISTET Interbus Transformator (IBT) 1 Kembangan Transmisi Jawa Bagian Barat di gardu induk PLN kawasan Kembangan Selatan, Jakarta, Senin (12/3). GISTET IBT 1 yang berkapasitas 500 MVA baru resmi dioperasikan. Mampu memperkuat pasokan listrik ke sistem kawasan DKI Jakarta dan Banten. Kehandalanya dari IBT 1 Kembangan ini mampu menghemat biaya pokok produksi (BPP) dari sisi BBM sebesar 3,7 milliar per hari (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan tim PT PLN (Persero) berhasil menyalakan kembali seluruh gardu dan pelanggan terdampak banjir di DKI Jakarta dan sekitarnya. Total 500 gardu dan 146 ribu pelanggan yang sebelumnya terdampak banjir telah menyala kembali, Selasa (23/2/2021) pagi.

"Laporan PLN bahwa pagi ini pada pukul 05.00 pagi tadi, gardu terakhir di daerah Kemang sudah berhasil diatasi dan dinyalakan kembali," ungkap Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi lewat keterangan resminya di Jakarta, Selasa (23/2/2021).

Agung menyampaikan, sebelumnya Menteri ESDM Arifin Tasrif meminta ke jajaran manajemen PLN untuk terus mengevaluasi proses penanganan layanan listrik untuk masyarakat dengan mengedepankan prosedur keamanan yang ketat, saat meninjau langsung Posko Siaga Banjir PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (UID Jaya), Minggu (21/2/2021).

Mengantisipasi curah hujan tinggi di wilayah DKI Jakarta, PLN terus menyiagakan 38 perahu karet guna membantu pengamanan kelistrikan saat banjir.

Selain itu, PLN juga menyiagakan 2.371 personil tersebar di 34 posko, 10 unit genset, 41 unit UPS, 23 unit gardu bergerak, tujuh unit kabel bergerak, 15 unit trafo bergerak serta tujuh kendaraan deteksi dan operasional di DKI Jakarta dan sekitarnya.

Melalui keterangan resminya, PLN mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap bahaya kelistrikan ketika musim hujan dan terjadi banjir. Apabila air mulai masuk ke rumah, warga secara mandiri dapat mematikan listrik dari Mini Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter. Selanjutnya warga bisa menghubungi PLN melalui aplikasi PLN Mobile.

Sebelumnya, Kementerian ESDM mendapatkan laporan dari PT PLN (Persero) bahwa sebanyak 387 dari 500 gardu distribusi yang terdampak banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kembali beroperasi normal.

"Sudah hampir 77 persen atau 387 gardu milik PLN sudah dinyalakan kembali. Artinya 119 ribu pelanggan kini bisa menikmati aliran listrik lagi," kata Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi lewat keterangan resminya, Jakarta, Senin (22/2/2021).

Dari hasil inspeksi Kementerian ESDM, jumlah gardu yang terdampak banjir mengalami peningkatan dari sebelumnya 454 pada hari Sabtu (20/2/2021) menjadi 500 gardu pada Minggu (21/2/2021).

Pemerintah bersama PLN terus memastikan layanan listrik bagi masyarakat yang terdampak banjir berjalan optimal dengan tetap mengutamakan keselamatan. []

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu