Ekonomi

50 Ribu Buruh Bakal Ikut Aksi May Day 2021, Serukan 2 Tuntutan

KSPI mengatakan, sebanyak 50 ribu buruh dari 3.000 pabrik akan melakukan demo pada perayaan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2021.


50 Ribu Buruh Bakal Ikut Aksi May Day 2021, Serukan 2 Tuntutan
Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menghadiri perayaan Hari Buruh Internasional 2019 (May Day) di Tennis Indoor, kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (1/5/2019). Ribuan massa memperingati Hari Buruh yang diselenggarakan KSPI tersebut, akan dihadiri oleh calon presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan orasi pidato politiknya. (AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo)

AKURAT.CO, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengatakan, sebanyak 50 ribu buruh dari 3.000 pabrik akan melakukan demo pada perayaan Hari Buruh atau May Day pada 1 Mei 2021.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan, demo bakal dilakukan di 24 provinsi atau 200 kabupaten/kota.

"Bentuknya sama demo di lapangan dan lokasi di wilayah pabrik," katanya saat konferensi pers virtual, Jakarta, Senin (19/4/2021).

Said Iqbal menuturkan, akan ada dua isu besar diangkat saat May Day, yakni tuntan pembatalan Omnibus Law Undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja khususnya klaster tenaga kerja.

Kemudian isu kedua, buruh bakal menyuarakan pemberlakuan upah minimum sektoral kabupaten/kota atau UMSK 2021.

"Isu diangkat ada dua yakni batalkan omnibus law, UU Cipta Kerja, khususnya klaster tenaga kerja, dan berlakukan UMSK tahun 2021. Itulah dua aksi yang bakal dilakukan KSPI," ucapnya.

Sebelum May Day, buruh juga telah berencana akan berdemo pada 21 April 2021 mendatang. Demo tersebut menyuarakan isu sidang perdana uji formil UU Cipta Kerja yang dihelat serentak dengan sidang judicial review Omnibus Law di Mahkamah Konstitusi. Aksi akan diikuti sekitar 10 ribu orang buruh dari kurang lebih 1.000 pabrik. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu