Lifestyle

5 Tips Sederhana Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan

Menurunkan berat badan pasca melahirkan bukan tidak mungkin, namun membutuhkan waktu. Ini 5 tips sederhana menurunkan berat badan pasca melahirkan


5 Tips Sederhana Turunkan Berat Badan Pasca Melahirkan
Menurunkan berat badan pasca melahirkan (aaptiv.com)

AKURAT.CO Usai melahirkan kamu ingin mengembalikan tubuhmu seperti sedia kala. Tidak ada lemak yang menggantung di lengan dan paha, perut kembali kencang dan sebagainya. Ya, kamu bisa melakukannya, namun membutuhkan waktu  yang cukup lama.  

"Konsep salah yang banyak didengar orang adalah berat badan dapat berkurang lebih cepat dari waktu sebenarnya. Saya beritahukan pasien-pasien saya, bahwa tubuh kamu menghabiskan waktu sembilan bulan untuk melalui proses kehamilan. Jadi, biarkan tubuh kamu melalui sembilan bulan lagi untuk kembali normal setelah melahirkan," kata Sherry Ross, pakar kesehatan wanita dari Saint John Health Center, Santa Monica, California.

Jika kamu adalah ibu yang sedang mencari cara aman untuk menurunkan berat badan pasca melahirkan, Berikut Akurat.co uraikan lima tips sederhana yang akan membantu, Senin (13/9/2021):

Menyusui

Perdebatan tentang apakah menyusui dapat membantu untuk menurunkan berat badan atau tidak masih terus berlanjut. Ada berbagai penelitian yang mengklaim menyusui dapat membantu kamu menurunkan berat badan pasca melahirkan lebih cepat, sementara ada penelitian yang mengklaim tidak ada perbedaan penurunan berat badan antara ibu yang menyusui dan tidak.

Satu hal yang pasti adalah bahwa menyusui membakar kalori, (sekitar 300 per hari) yang dapat membantu kamu menurunkan berat badan. Selain itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan untuk menyusui hingga bayi usia dua tahun. 

Jangan diet

Melakukan diet pasca melahirkan dapat menggagalkan kamu dari tujuan penurunan berat. Pasalnya, kamu sedang stres tentang menjadi ibu baru, atau rutinitas mengurus bayi. Kondisi ini cenderung akan mengagalkan dietmu, bahkan dapat menyebabkan penambahan berat badan.

Selain itu, kamu juga membutuhkan tambahan 400 hingga 500 kalori untuk bisa terus memproduksi ASI. Jadi, jangan memangkas asupan kalorimu.