News

5 Teror Penembakan Paling Menggemparkan di Berbagai Negara, 148 Tewas di Kenya

5 Teror Penembakan Paling Menggemparkan dari Berbagai Negara, 148 Tewas di Kenya


5 Teror Penembakan Paling Menggemparkan di Berbagai Negara, 148 Tewas di Kenya
Ilustrasi kasus teror penembakan (Thinkstock via Israelnationalnews)

AKURAT.CO, Publik Amerika Serikat (AS) tengah dibuat gempar dengan teror penembakan di tiga panti pijat di Atlanta, Selasa (16/3) waktu setempat. Peristiwa ini memakan 8 orang korban tewas, 6 di antaranya adalah wanita keturunan Asia.

Karena fakta inilah, warga berbondong-bondong mendengungkan kembali isu rasisme di kalangan warga Asia-Amerika karena masalah COVID-19. Mengingat, semenjak wabah COVID-19, kasus kekerasan terhadap orang keturunan Asia di AS meningkat tajam.

Selain itu, teror penembakan ini juga sekaligus mengingatkan kita dengan kasus-kasus penembakan massal lainnya. Terlebih, beberapa di antaranya memakan korban lusinan hingga ratusan jiwa.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 kasus teror paling menggemparkan yang berhasil dihimpun oleh AKURAT.CO pada Kamis (18/3).

1. Pembantaian pernikahan Kampala, Uganda

5 Teror Penembakan Paling Menggemparkan di Berbagai Negara, 148 Tewas di Kenya - Foto 1
iStockphoto via Emaze.com

Jadi salah satu yang terburuk di Uganda, insiden ini terjadi di Kampala pada tanggal 26 Juni 1994. Seperti namanya, teror ini berlangsung tepat di tengah pagelaran sebuah pesta pernikahan.

Pelaku adalah seorang prajurit di kepolisian militer Uganda, bernama Richard Komakech. Laporan menyebut, sebelum melancarkan aksinya, Komakech sempat memaksa mengajak dansa seorang tamu wanita bernama Irene Ati.

Setelahnya, Komakech mulai membuat keributab dan diusir dari pesta tersebut. Alih-alih pergi, Komakech justru menenggak alkohol dan mengambil senapan semi-otomatis.

Beberapa menit kemudian, ia kembali ke pesta dan langsung membunuh Ati. Setelah itu, ia mulai membabi buta dan menembaki tamu lainnya. Sekitar 27 orang dinyatakan tewas, termasuk Komakech yang meninggal setelah dibenturkan kepalanya oleh ayah Ati.