News

5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana

Wahana rumah hantu di taman hiburan Jepang ini ternyata bekas rumah sakit, tempat para dokter melakukan segala macam eksperimen pada pasien.


5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana
Hutan Aokigahara sudah mendunia dengan dikenal sebagai lokasi untuk bunuh diri. (Sickchirpse)

AKURAT.CO, Jepang dikenal sebagai negara unik dengan teknologi yang maju, tetapi unsur budayanya masih kental. Negara ini juga sedang naik daun berkat penyelenggaraan pesta olahraga Olimpiade 2020.

Meski tergolong negara maju, banyak cerita mistis dari Negeri Sakura disuguhkan baik dalam bentuk film, serial, buku, dan lainnya. Tak jarang kisah-kisah itu terinspirasi dari tempat-tempat yang dianggap sangat angker.

Dihimpun oleh AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 5 tempat paling angker di Jepang.

1. Hutan Aokigahara

5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana - Foto 1
Wikimedia

Hutan di dekat kota Tokyo ini sudah mendunia dengan dikenal sebagai lokasi untuk bunuh diri. Sejak tahun 1950an, ratusan pengusaha Jepang sengaja mengembara di hutan ini dan bertekad untuk tidak meninggalkannya.

Sementara itu, sebagian besar media mengaitkan 'popularitas' hutan ini dengan novel 'Kuroi Jukai' karya Seicho Matsumoto. Novel itu berakhir dengan bunuh diri massal para karakternya di Aokigahara.

Beberapa tahun lalu pun polisi memutuskan untuk menempatkan sejumlah tanda di hutan dengan harapan untuk membatasi upaya bunuh diri. Tanda tersebut berupa pengingat menakutkan tentang kisah-kisah mengerikan di hutan.

2. Bekas Sekolah Bundar

5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana - Foto 2
Instagram/tysk159

Bangunan bekas sekolah bundar terletak di kota Bibai, Hokkaido. Sekolah ini dibangun pada 1906, tetapi gedung melingkarnya baru dibangun pada tahun 1959. Sebagian besar murid di sini adalah anak-anak penambang batu bara yang bekerja di tambang batu- bara Mitsubishi di dekatnya.

Dikelilingi hutan belantara, satu-satunya cara untuk mencapainya adalah dengan berjalan kaki menyusurinya. Di tengah jalan pun terlihat mobil terbengkalai.

Sekolah ini ditinggalkan pada tahun 1974 setelah Jepang perlahan-lahan beralih ke impor batu bara.  Perabotan sekolah pun banyak yang tertinggal, seperti meja dan kursi..

Kabarnya, orang-orang yang berpetualang di reruntuhan sekolah ini kembali dalam kondisi gila, trauma dengan apa yang mereka saksikan di dalam sekolah. Beberapa di antaranya tak pernah kembali. Orang-orang juga mengaku mendengar langkah kaki, merasa diawasi, jeritan melengking dari hutan di tengah malam, bahkan serangan dari sosok bayangan yang muncul di hutan.

Tempat ini pernah jadi lokasi populer untuk berburu hantu di tahun 1970an hingga 1980an. Meski tak lagi populer belakangan ini, segelintir orang masih menguji nyalinya sesekali. Menurut sekelompok penyelidik paranormal, mereka menemukan bidang berkilauan di gedung sekolah yang merupakan portal antardimensi.

3. Gerbang 3 Kamp Hansen

5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana - Foto 3
Okinawa.org

Pulau Okinawa menjadi medan perang paling berdarah di kawasan Samudra Pasifik pada Perang Dunia II (PD II). Baik tentara Kekaisaran Jepang maupun pasukan Amerika Serikat (AS) sama-sama menderita banyak korban. Lebih dari seperempat penduduk sipil terbunuh atau bunuh diri. Tak heran, banyak tempat angker Jepang berada di Okinawa.

Gerbang 3 Kamp Hansen di Okinawa dikatakan digentayangi oleh hantu seorang Marinir AS dari PD II. Berbaju seragam tentara yang berlumuran darah sambil membawa rokok di tangannya, ia akan mendekati penjaga keamanan pada jam 3 pagi dan meminta korek api. Hantu itu kemudian akan menghilang setelah rokoknya dinyalakan.

Penampakan ini sering muncul dan membuat para penjaga ketakutan. Titik masuk itu akhirnya ditutup lantaran gerbang di dekatnya lebih mudah diakses.

Namun, sejumlah orang mengklaim sebaliknya. Beberapa orang juga mengaku melihat hantu Marinir yang melindungi gerbang kamp tentara Jepang PD II lainnya menggentayangi gerbang yang sama.

4. Bekas Hotel Nakagusuku

5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana - Foto 4
Instagram/derachi

Cerita bermula saat pengusaha kaya dari Naha, ibu kota Okinawa, ingin membangun hotel dan taman rekreasi dengan memanfaatkan para wisatawan yang menghadiri Pameran Laut Okinawa 1975. Lokasi hotel pun tampak ideal, berada di bukit selatan Kastil Nakagusuku dan punya pemandangan kastil tersebut dan laut yang indah.

Namun, para biksu Buddha memperingatkan ada kuburan kuno dan tempat suci di atas bukit itu, jadi jangan membuat marah roh-roh tersebut.

Sejumlah kecelakaan pun menghambat pembangunannya. Beberapa di antaranya bahkan fatal, sehingga para pekerja menolak melanjutkannya dan konstruksi terhenti. Pemiliknya jengkel dan memutuskan untuk secara sukarela menghabiskan malam di situs tersebut demi menghilangkan rumor kalau tempat itu angker. Paginya, ia ditemukan gila dan dimasukkan ke rumah sakit jiwa. Ia lantas menghilang saat dirawat.

Saat ini, bekas bangunan tersebut mangkrak dan masih berdiri di sana. Sejumlah bagiannya ditumbuhi tanaman liar dan bagian atapnya ambruk.

Situs ini masih dapat diakses melalui jalur darat dari kastil, tetapi ada tanda peringatan infrastruktur tidak stabil. Bahkan, Korps Marinir AS menyatakan bekas bangunan itu terlarang pada 2009 setelah seorang prajurit luka-luka karena menjelajahi kompleks tersebut.

5. Rumah Hantu Fuji-Q Highland

5 Tempat Paling Angker di Jepang, Ada yang Jadi Gila usai Uji Nyali di Sana - Foto 5
Japan Times

Wahana rumah hantu di taman hiburan tentu bertujuan untuk menguji nyali pengunjung. Namun, di rumah hantu Fuji-Q Highland, terdapat beberapa titik yang diberi peringatan bahwa tidak ada aktor ditempatkan di sana. Pengunjung juga dilarang masuk sendirian.

Rumah hantu ini ternyata menempati bekas bangunan rumah sakit yang terbengkalai. Di sana, ditemukan bahwa para dokter melakukan segala macam eksperimen tak terbayangkan pada pasien.

Bagi sebagian pengunjung, wahana ini tidak istimewa dan mereka keluar dengan kecewa dalam waktu kurang dari 15 menit. Namun, sebagian lagi sangat ketakutan, sampai-sampai memohon pada staf agar boleh keluar melalui pintu darurat. Bahkan, banyak staf mengundurkan diri dari pekerjaannya karena trauma.

Meski kejadian mistis tak didukung oleh sains, kisah-kisahnya tetap bertahan sepanjang sejarah. Bahkan, tak jarang tempat-tempat tersebut dikomersialkan sebagai objek wisata mistis. Berani uji nyali di sana? []