Lifestyle

5 Tanda Komunikasi yang Tidak Sehat dalam Hubungan

Pertengkaran adalah hal yang wajar dan normal dalam sebuah hubungan. Namun, hal ini dapat diatasi dengan dengan berkomunikasi yang baik


5 Tanda Komunikasi yang Tidak Sehat dalam Hubungan
Ilustrasi - komunikasi yang tidak sehat (iStockphoto)

AKURAT.CO Pertengkaran adalah hal yang wajar dan normal dalam sebuah hubungan. Namun, hal ini dapat diatasi dengan dengan berkomunikasi yang baik. Komunikasi itu penting karena dapat memelihara kepercayaan antara kamu dan pasangan, yang pada akhirnya membangun fondasi hubungan yang kuat. 

Oleh sebab itu, kamu wajib memastikan komunikasi dalam hubunganmu berjalan dengan lancar. Berikut AKURAT.CO beberkan komunikasi kamu dan pasangan tidak sehat, dikutip pada Senin (29/11/2021): 

Percakapan bersifat tekstual

Saling berkirim pesan dengan pasangan bukanlah hal yang salah. Akan tetapi, itu saja tidak cukup. Jika pasangan hanya bergantung pada percakapan berbasis teks saja, maka sepertinya kamu harus melakukan percakapan tatap muka yang baik dengannya. Tidak berbicara di telepon atau secara langsung dapat menunjukkan bahwa pasangan tidak berusaha untuk berkomunikasii denganmu.  Faktanya, mengirim chat adalah cara mudah dan cepat untuk menghindari seseorang.

Komunikasi defensif

Melewati argumen tanpa menjadi defensif bisa terlihat seperti tugas yang mustahil. Namun, jenis percakapan ini hanya akan menjadi pendorong kebiasaan komunikasi yang tidak sehat dan beracun. Selama bertengkar, tuduhan tak berdasar dan kata-kata mengerikan dilemparkan satu sama lain, dan berujung pada saling diam. Percakapan semacam ini merusak keintiman dan menyedot rasa hormat dari hubungan.

Memberi silent treatment

Meluangkan waktu untuk menenangkan diri selalu merupakan hal tepat pada saat bertengkar. Tetapi apakah pasangan menghindari berbicara dengan kamu sama sekali? Kemudian, pasangan memberi kamu perlakuan diam yang tidak pantas dilakukan siapa pun karena itu adalah salah satu hal yang paling menghina dan tidak ramah untuk dilakukan.

Perlakuan diam juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengalahkan seseorang atau untuk menjauhkan diri secara emosional dari .