Olahraga

5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon!

Hidilyn Diaz adalah peraih emas olimpiade pertama dari Filipina


5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon!
Potret latihan sederhana Hidilyn Diaz, atlet Filipina peraih emas olimpiade (Instagram/hidilyndiaz )

AKURAT.CO,Hidilyn Diaz tengah menjadi pahlawan Filipina saat ini. Ia menjadi atlet pertama yang merebut emas olimpiade dari dari negara tersebut.

Atlet angkat besi 30 tahun tersebut mengalahkan atlet China Liao Quiuyun dalam angkatan final clean and jerk dengan 1 kilogram angkatan lebih berat dari Liao.

Bagi Filipina, ini adalah pertama kalinya lagu kebangsaan berkumandang dalam seremoni pengalungan medali. Ini juga menjadi emas olimpiade pertama dalam kurun 97 tahun lamanya.

Semua pasti tak mengira bahwa sukses Hidilyn diraih dengan perjuangan, darah, dan air mata. Ia berlatih tak mengenal lelah, meski dengan peralatan seadanya dan sederhana.

1. Angkat barbel di halaman rumahnya...

5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon - Foto 1
Instagram/hidilyndiaz

2. Hidilyn melatih otot-ototnya demi sukses olimpiade 

5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon - Foto 2
Instagram/hidilyndiaz

3. Kusen pintu pun dimanfaatkan untuk melatih kekuatan ototnya 

5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon - Foto 3
Instagram/hidilyndiaz

4. Angkat tas juga, oke 

5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon - Foto 4
Instagram/hidilyndiaz

5. Angkat dua galon kecil, tidak masalah.

5 Potret Sederhana Latihan Hidilyn Diaz Atlet Olimpiade Filipina, Angkat Tas sampai Galon - Foto 5
Instagram/hidilyndiaz

Potret latihan sederhana Hidilyn memang bukan mengada-ada. Faktanya ia berasal dari keluarga miskin. Ia tinggal bersama orangtua dan kelima saudaranya. 

Karena kemiskinannya, sewaktu kecil Hidilyn sempat bercita-cita bekerja di bank supaya bisa mendapat banyak uang. "Lalu menikah, memiliki anak. Sama sekali tak berpikir tampil di olimpiade. Ayahku sebelumnya bekerja sebagai tukang becak, lalu petani dan nelayan," ujar Hidilyn menceritakan cerita keluarganya.

Lalu angkat besi-lah yang mengangkat derajat kehidupannya. Berkat angkat besi, Hidilyn mendapat beasiswa dan bisa bepergian ke luar negeri.

Angkat besi juga yang membantu keluarganya lepas dari kemiskinan. "Saya bisa membelikan tanah untuk saudara-saudaraku dan untuk tempat latihanku. Saya bisa membantu keluarga dan anak-anak yang hidup tanpa memiliki rumah," ujarnya.