Olahraga

5 Potret Atlet Pelatnas Badminton Tes Kesehatan, Greysia Polii Gas Pol!

Sebelum kembali berlatih keras untuk sejumlah ajang bergengsi sepanjang 2022 mereka harus menjalani tes kesehatan.


5 Potret Atlet Pelatnas Badminton Tes Kesehatan, Greysia Polii Gas Pol!
Potret atlet badminton Pelatnas mengikuti tes kesehatan/fisik (Instagram/badminton.ina)

AKURAT.CO,Setelah menyelesaikan masa liburan, atlet pelatnas badminton Indonesia kembali akan menjalani latihan di Cipayung, Jakarta Timur.

Namun, sebelum kembali berlatih keras untuk sejumlah ajang bergengsi sepanjang 2022 mereka harus menjalani tes kesehatan.

Dikutip dari akun Instagram badminton.ina, tes meliputi, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan Tanda-tanda Vital-Tinggi Berat Badan (TTV-TB), rontgen.

baca juga:

Lalu, pemeriksaan postural, foot scan, dokter umum, EKG, gizi, dan Beighton score test.

Nah, berikut ini foto-foto para atlet top Tanah Air menjalani tes kesehatan:

1. Kevin Sanjaya bersiap menjalani tes 

Instagram/badminton.ina

2. Ada yang tahu siapa sosok yang sedang diperiksa badannya ini?

Instagram/badminton.ina

3. M Rian Ardianto fokus menjalani rangkaian tes 

Instagram/badminton.ina

4. Apriyani Rahayu sepertinya masih kepayahan saat sprint 

Instagram/badminton.ina

5. Greysia Polii mencoba 'gas pol' supaya cepat sampai di garis finis 

Instagram/badminton.ina

Dokter PBSI Grace Joselini Corlesa, MMRS., Sp.KO., mengatakan tes dilakukan untuk memperbarui data yang didapat tahun lalu.

"Idealnya itu memang data atlet-atlet eksisting harus diperbarui setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Kami akan lihat perkembangannya bagaimana kemudian monitoring hasil sebelumnya sampai sekarang. Jadi ini hanya tes berkala sekaligus skrining untuk kesehatan baik secara fisik maupun secara medis, juga untuk preventif cedera atau masalah lainnya," kata Grace.

"Perbedaan dengan atlet-atlet yang baru masuk, tentunya yang baru kami harus tahu rekam medisnya. Hasil darahnya, rekam jantungnya termasuk posturalnya juga," imbuhnya.

Secara umum, Grace mengatakan tidak banyak perubahan dialami atlet-atlet pelatnas. Yang banyak berubah hanya komposisi tubuh yang mencakup masa otot dan masa lemak.