News

5 Perampokan Bank Terbesar Sepanjang Masa, Bawa Lari hingga Rp13 Triliun!

5 Perampokan Bank Terbesar Sepanjang Masa, Bawa Lari hingga Rp13 Triliun!
Ilustrasi kasus perampokan bank (The Eagle)

AKURAT.CO, Sama seperti memenangkan lotre, merampok bank adalah sebuah cara instan yang dipilih sejumlah orang untuk berfantasi tentang tidak lagi bekerja selama seumur hidupnya. Beberapa orang berhasil lolos dari kejaran pihak berwajib namun sebagian besar berakhir di balik jeruji besi.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan beberapa perampokan bank terbesar sepanjang masa.

1. Central Bank of Iraq

baca juga:

5 Perampokan Bank Terbesar Sepanjang Masa, Bawa Lari hingga Rp13 Triliun - Foto 1
Modern Classics

Diktator asal Irak, Saddam Husein, mengirimkan anaknya menuju Central Bank di Baghdad, Irak pada tahun 2003 silam, tepatnya ketika sehari sebelum perang Irak meletus. Misi tersebut untuk mengambil uang senilai USD 1 miliar agar tidak jatuh ke tangan musuh. Tanpa sejumlah perlawanan berarti, Saddam Husein dan anaknya, Qusay, berhasil membawa lari uang senilai lebih dari USD 920 juta atau sekitar Rp13,9 triliun dari Central Bank.

2. Bank Dar Es Salaam

5 Perampokan Bank Terbesar Sepanjang Masa, Bawa Lari hingga Rp13 Triliun - Foto 2
Inside edition

Perampokan yang terjadi di Bank Dar Es Salaam pada tahun 2007 silam hingga kini masih menjadi misteri. Pasalnya, perampokan ini dilakukan oleh sejumlah penjaga bank tersebut, bahkan melibatkan berbagai pihak berwajib mulai dari polisi hingga tentara lokal. Total uang yang berhasil dibawa lari dan ditemukan senilai USD 282 juta atau sekitar Rp4,2 triliun.

3. The Knightsbridge Security Deposit

5 Perampokan Bank Terbesar Sepanjang Masa, Bawa Lari hingga Rp13 Triliun - Foto 3
Inside edition

Pada tahun 1987 silam, Valerio Viccei berhasil merampok bank setelah meminta izin untuk menyewa sebuah kotak deposit di The Knightsbridge Security Deposit yang terletak di London, Inggris. Total uang dan berbagai aset berharga lainnya yang berhasil dibawa lari sebesar USD 97 juta atau sekitar Rp1,45 triliun. Namun, setelah hidup selama beberapa tahun di Amerika Selatan, Valeri kemudian ditangkap di London ketika hendak mengirimkan mobil Ferrari ke rumahnya.

4. The Securitas Depot