News

5 Orang Ini Mengaku sebagai Imam Mahdi, Ada yang Berakhir Dibui 1.075 Tahun

Ada sejumlah orang yang pernah mengaku-ngaku sebagai Imam Mahdi.


5 Orang Ini Mengaku sebagai Imam Mahdi, Ada yang Berakhir Dibui 1.075 Tahun
Adnan Oktar alias Harun Yahya divonis hukuman penjara selama 1.075 tahun oleh pengadilan Turki pada 11 Januari 2021. (Foto: AFP)

AKURAT.CO, Baru-baru ini, Indonesia digegerkan oleh sosok pria bernama Jozeph Paul Zhang yang menyinggung soal puasa umat Muslim melalui kanal YouTube-nya. Dalam videonya, ia juga mengaku sebagai Nabi ke-26. Tak pelak, pria itu kini menjadi buronan interpol.

Jika Jozeph Paul Zhang mengaku sebagai Nabi ke-26, ada beberapa orang sebelumnya mengaku sebagai Imam Mahdi. Kebanyakan dari mereka mendirikan sekte dan berhasil mengecoh para pengikutnya demi mencapai tujuan tertentu. Hidup orang-orang tersebut pun rata-rata berakhir nahas. Ada yang tewas dalam baku tembak, divonis hukuman mati, dan dipenjara hingga 1 abad.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, inilah 5 orang yang mengaku sebagai Imam Mahdi.

1. Dia Abdul Zahra Kadim

|Foto: Worcester Telegram|

Pria asal Hilla, Irak, ini memimpin sekte ekstremis bersenjata Syiah bernama Jund al-Samaa (Prajurit Surga). Menurut kelompok bersenjata lengkap tersebut, kepemimpinan agama di Najaf itu tidak sah. Abdul Zahra Kadim pun mengaku sebagai Imam Mahdi.

Pria tersebut juga menjadi dalang serangan masif selama Hari Raya Asyura. Ia berencana memerintahkan anggota Jund al-Samaa menyamar sebagai peziarah, kemudian melepaskan tembakan untuk membunuh sebanyak mungkin ulama Syiah terkemuka dan mengganggu seluruh hari raya. Regu pembunuh beranggotakan 3 orang pun dikirim untuk menyerang sebuah hotel, tempat Ayatollah Agung Syiah Ali al-Sistani berkantor.

Abdul Zahra Kadim tewas dalam baku tembak sengit dengan pasukan Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Irak Baru di Najaf pada 29 Januari 2007. Jasadnya yang ditemukan cocok dengan foto dalam pamflet di laman berjudul 'Kedatangan Suci' yang menobatkannya sebagai Imam Mahdi. Rupanya, ia mengklaim dirinya sebagai Imam Mahdi untuk menyembunyikan identitas aslinya dan merekrut anggota baru ke dalam sektenya.

2. Mohammed Abdullah al-Nasr

|Foto: Alarabiya.net|

Pada November 2016, Mesir digegerkan oleh seorang penceramah televisi berjuluk Syekh Mizo yang mengaku sebagai Imam Mahdi. Klaimnya itu diunggahnya di Facebook. Ia lantas menyerukan baik Sunni maupun Syiah agar mematuhi perintahnya.

Tak tinggal diam, sejumlah pengacara Mesir menggugatnya dan meminta pemeriksaan kesehatan jiwanya. Menurut Dr Samir Sabri, ia mengajukan gugatan agar Jaksa Agung menuntut Mizo dan menugaskan pengadilan untuk mengikuti kasusnya, di mana ia akan didakwa atas penipuan dan penghinaan terhadap agama.

Menurut pengacara lainnya, Amr Abdel-Salam, hukuman penjara 6 bulan hingga 5 tahun atau denda 500-1.000 pound Mesir (Rp462 ribu-Rp925 ribu) dapat dijatuhkan kepada mereka yang mengeksploitasi agama secara lisan, tertulis, atau dengan cara lain, bertujuan untuk memprovokasi hasutan, meremehkan, menghina agama, atau merusak persatuan, dan keamanan nasional.

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu