News

5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun!

Sejumlah negara yang berhasil mengeluarkan kebijakan terkait climate change bahkan berhasil mendapatkan pemasukan darinya.


5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun!
Negara ini dibayar karena lawan perubahan iklim (lovemoney.com)

AKURAT.CO, Meski kampanye perubahan iklim dan meningkatnya panas bumi terus digaungkan, hingga kini belum banyak negara yang merespons kampanye dengan baik dan menguntungkan. Meski begitu, ada sejumlah negara yang berhasil mengeluarkan kebijakan terkait climate change bahkan berhasil mendapatkan pemasukan darinya.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan sejumlah negara yang dibayar karena melawan perubahan iklim.

1. Norwegia

5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun - Foto 1
lovemoney.com



Norwegia adalah salah satu negara yang telah menikmati hasil dari pengembangan teknologi demi melawan perubahan iklim. Di antara sejumlah energi terbarukan yang telah diekspor, energi angin menjadi energi terbarukan yang paling penting, diikuti oleh energi surya. Dari ekspor sumber energi berkelanjutan ini, Norwegia telah menghasilkan pendapatan hingga USD 1,2 miliar atau sekitar Rp17,4 triliun.

2. Swedia

5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun - Foto 2
lovemoney.com



Salah satu negara yang menerapkan sistem paling unik demi meningkatkan pendapatan nasional, Swedia kini dibayar karena menerima sampah dari negara lain. Sejumlah sampah yang pada tahun 2014 lalu mencapai 2,3 juta ton tersebut diolah demi menghasilkan energi terbarukan. Bahkan, dari sejumlah sampah tersebut Swedia mampu mendapatkan tambahan pendapatan mencapai USD 800 juta atau sekitar Rp11,6 triliun.

3. Inggris

5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun - Foto 3
lovemoney.com



Penerapan energi terbarukan mengambil alih bahan bakar fosil sebagai sumber listrik di Inggris telah dimulai sejak tahun 2019 lalu. Hasilnya, negara ini telah melakukan ekspor sejumlah energi terbarukan miliknya seperti sumber daya angin dan gelombang air laut ke 37 negara di berbagai negara dunia. Nilai ekspor tersebut telah mencapai sekitar USD 680 juta atau sekitar Rp9,8 triliun tiap tahunnya.

4. Gabon

5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun - Foto 4
lovemoney.com



Hutan hujan tropis adalah salah satu sumber daya alam yang sangat penting bagi bumi. Namun, hutan tropis ini juga menjadi salah satu sumber daya yang paling cepat hilangnya. Demi menjaga keberadaan bioma terpenting di dunia ini, sejumlah negara rela mengeluarkan biaya bagi para pemilik hutan hujan tropis. Salah satunya adalah Norwegia yang memberikan bayaran mencapai USD 150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun kepada Gabon demi terus menjaga hutan hujan miliknya.

5. Liberia

5 Negara Ini Dibayar karena Lawan Perubahan Iklim, Tembus Rp17 Triliun - Foto 5
lovemoney.com



Gabon bukanlah satu-satunya negara yang menjalankan kesepakatan terkait penjagaan hutan hujan miliknya. Pada tahun 2014 lalu, Norwegia juga telah sepakat untuk membayar Liberia senilai USD 150 juta atau sekitar Rp2,1 triliun agar berhenti menggunduli hutan hujannya. Kesepakatan tersebut mencakup kontrak penebangan, dukungan kepada sejumlah komunitas demi menjaga hutan, hingga penambahan hutan lindung sebanyak 30 persen.  

Hingga kini, negara yang paling sukses dalam melawan perubahan iklim dan telah mendapatkan keuntungan darinya adalah China, dengan pemilik hak paten energi terbarukan terbesar di dunia mencapai 150 ribu hak paten. China juga merupakan eksportir terbesar di dunia dari panel surya, turbin angin, baterai dan kendaraan listrik.[]

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co