Ekonomi

5 Miliarder Asia Paling Dermawan dan Rajin Beramal Versi Forbes

5 Miliarder Asia Paling Dermawan dan Rajin Beramal Versi Forbes
Daftar miliarder Asia paling dermawan dan rajin beramal 2022 versi Forbes. (Forbes/Masao Yamazaki)

AKURAT.CO Para miliarder dan orang terkaya memang tak pernah lepas dari sorotan. Baru-baru ini Forbes kembali merilis daftar para hartawan Asia yang rajin menyumbangkan hartanya untuk kegiatan amal. Asia's 2022 Heroes of Philanthropy adalah edisi ke-16 dari daftar tahunan yang dirilis Forbes, khusus menyoroti para dermawan terkemuka di Asia yang telah mendedikasikan dirinya untuk tujuan seperti pendidikan dan lingkungan.

Daftar tanpa peringkat ini tidak menyertakan filantropi perusahaan, kecuali perusahaan swasta yang dimiliki oleh suatu individu. Lantas, siapa sajakah yang tercantum pada daftar tersebut? Melansir Forbes, berikut merupakan miliarder Asia yang paling dermawan.

1. Gautami Adani

Orang terkaya di India dengan kekayaan mencapai USD 134,1 miliar atau sekitar Rp2.089 triliun (kurs Rp15.584,50) ini menjanjikan uang sebesar Rs600 miliar (Rp113 triliun) di hari ulang tahunnya yang ke-60 pada Juni lalu. Uang tersebut dialokasikan untuk perawatan kesehatan, pendidikan, hingga pengembangan keterampilan. Adani menyalurkan dana yang dijanjikannya melalui yayasan milik keluarganya. Yayasan yang telah didirikan sejak 1996 itu, telah membantu hampir 3,7 juta jiwa di India per tahunnya.

baca juga:

2. Melanie Perkins dan Cliff Obrecht

Mereka berdua adalah bos perusahaan desain grafis terkemuka, Canva. Melanie dan Cliff bergabung dalam Giving Pledge bersama dengan miliarder dermawan lainnya, yang berjanji akan menyumbangkan mayoritas kekayaan yang dimilikinya seumur hidup mereka.

Pasangan ini juga menyerahkan mayoritas saham Canva mereka (30% dari 31% saham yang mereka miliki) untuk kegiatan filantropi melalui Canva Foundation. Canva sendiri sudah berkontribusi dalam bantuan Covid-19 di India dan memberikan dukungan dana kemanusiaan di Ukraina, serta mendonasikan USD 10 juta (Rp155,8 miliar) dalam proyek di Malawi.

3. Jean Salata dan Melanie Salata

Pada bulan Juni 2022, Jean Salata bersama istrinya, Melanie, menyumbang dana sebesar USD 200 juta (Rp3,1 triliun) untuk mendirikan Salata Institute for Climate and Sustainability di Harvard University. Sebelumnya, ketua EQT Asia ini telah mendonasikan hartanya sebesar USD 5 juta (Rp77,9 miliar) untuk membangun Salata Technology and Innovation Center di Cathedral Prep-Villa Maria, Amerika Serikat, yang merupakan tempat Jean menuntut ilmu.

4. Geoffrey Cumming

Geoffrey Cumming tercatat menghibahkan hartanya sebesar AUD 250 juta (Rp2,6 triliun) kepada University of Melbourne, Australia. Uang tersebut digunakan untuk mendanai pusat penelitian terapeutik pandemi, sebuah pusat penelitian medis sebagai upaya memberikan perlindungan bagi masyarakat global terkait pandemi di masa depan. Sebelumnya, Cumming juga menyumbangkan USD 100 juta (Rp1,5 triliun) bagi pusat penelitian medis di University of Calgary.

5. Shiv Nadar

Selain Gautami Adani, miliarder India yang masuk dalam jajaran orang paling dermawan di Asia yaitu Shiv Nadar. Salah satu pendiri perusahaan HCL Technologies ini tercatat telah terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dengan menyumbangkan USD 1,1 miliar (Rp17,1 triliun) dari kekayaannya dalam beberapa dekade melalui Shiv Nadar Foundation. Pada 2022 ini, ia mendonasikan Rs11,6 miliar (Rp2,2 triliun) pada yayasannya.

Dana tersebut bertujuan untuk pemberdayaan individu melalui bidang pendidikan. Tak hanya itu, Nadar juga telah membantu mendirikan beberapa lembaga pendidikan, seperti sekolah dan universitas melalui Shiv Nadar Foundation.

Itulah kelima orang terkaya Asia. []