Lifestyle

5 Manfaat Meditasi Berjalan ala Buddha, Efektif Mengurangi Kecemasan


5 Manfaat Meditasi Berjalan ala Buddha, Efektif Mengurangi Kecemasan
Ilustrasi meditasi berjalan (Trip Advisor)

AKURAT.CO, Buddha terkenal dengan metode meditasi yang merupakan praktik mindfulness. Terdapat beberapa metode meditasi, salah satunya adalah meditasi berjalan.

Saat kita berjalan dengan pikiran yang penuh dan sadar, ternyata bisa dijadikan sebagai salah satu cara bermeditasi. Metode meditasi ini bertujuan untuk membuat pikiran lebih tenang dan seimbang.

Dilansir dari Healthline, meditasi berjalan ini biasanya dilakukan dengan cara berjalan di dalam lingkaran, putar balik, di dalam labirin atau berjalan dengan jarak yang jauh.

Meditasi berjalan biasanya dilakukan secara perlahan serta bergantung dari teknik. Beberapa teknik meditasi berjalan yang banyak digunakan adalah kinhin, theravada dan vipassana.

Berikut beberapa manfaat dari meditasi berjalan.

1. Melancarkan aliran darah

Meditasi ini biasanya dilakukan oleh orang yang memiliki kebiasaan duduk lama. Meditasi berjalan akan mengalirkan darah ke kaki dan akan membuatmu lebih semangat karena rasa lesu akan berkurang. Sirkulasi darah yang lancar juga akan meningkatkan energi setelah seseorang duduk dalam waktu yang lama.

2. Mencegah sembelit

Melakukan meditasi ini setelah kamu makan juga mampu meningkatkan kesehatan pencernaan. Jika kamu merasa kenyang, gerakan berjalan ini akan membantu melancarkan saluran pencernaan sehingga mencegah sembelit.

3. Mengurangi kecemasan

Jika biasanya kita melakukan meditasi dengan cara duduk untuk menenangkan pikiran, ternyata berjalan memiliki pengaruh yang lebih tinggi. Sebuah penelitian pada 2017 lalu yang dilakukan pada orang dewasa muda menunjukkan bahwa berjalan lebih efektif untuk mengurangi gejala kecemasan ketika dikombinasikan dengan meditasi.

Dari beberapa responden tersebut, beberapa yang melakukan meditasi berjalan menunjukkan perubahan yang signifikan terhadap level stres dan kecemasan. Sementara yang hanya berjalan tidak terlalu menunjukkan perubahan.

4. Mengontrol kadar gula darah

Penelitian kecil pada 2017 menyebutkan bahwa meditasi berjalan ini memiliki dampak positif terhadap sirkulasi dan kadar gula darah pada orang yang memiliki penyakit diabetes tipe 2. Penelitian ini lakukan dengan meditasi berjalan selama 30 menit dan sebanyak 3 kali seminggu selama 12 minggu.

5. Meningkatkan kebahagiaan

Ketika kamu berjalan di tengah taman, kebun atau tempat-tempat yang memiliki banyak pohon, pastinya kamu akan merasa lebih bahagia. Fakta ini didukung dengan penelitian pada 2018 yang menunjukkan bahwa orang yang berjalan selama 15 menit di hutan bambu mengalami perubahan mood yang lebih baik, mengurangi kecemasan dan melancarkan aliran darah.

Itulah beberapa manfaat meditasi berjalan. Jika kamu sedang berjalan-jalan, kamu bisa mencobanya dengan sembari menerapkan meditasi.[]