News

5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, 'Bangga' Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terancam dilengserkan oleh Naftali Bennett yang terkenal mendukung penindasan Palestina.


5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, 'Bangga' Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab
Naftali Bennett telah menandatangani perjanjian koalisi dengan Yair Lapid yang akan mengusungnya sebagai perdana menteri baru Israel selama 2 tahun.

AKURAT.CO, Kancah perpolitikan Israel memasuki babak baru. Setelah berkuasa selama 12 tahun, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu terancam digulingkan oleh koalisi aneka warna dari 8 partai yang bersatu karena sama-sama memusuhinya. Aliansi itu pun membuat perjanjian koalisi dengan mengusung Naftali Bennett dari sayap kanan Yamina sebagai perdana menteri yang baru selama 2 tahun.

Meski keturunan migran Amerika, Bennett piawai sepak terjangnya dalam dunia politik Israel. Ia pernah mendukung kepemimpinan Netanyahu, tetapi kini berbalik hendak merebutnya. Bennett pun telah menandatangani perjanjian koalisi dengan Yair Lapid pada 2 Juni.

Namun, di balik potensinya untuk menjadi orang nomor satu di Israel, Bennett memiliki rekam jejak kontroversial di masa lalu. Apa sajakah itu?

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini 5 kontroversi Naftali Bennett. 

1. Serangan militernya salah sasaran

5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, Bangga Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab - Foto 1
Haaretz

Saat masih bertugas di militer, Bennett menjalankan Operasi Grapes of Wrath dengan memimpin pasukan 67 tentara Maglan yang beroperasi di Lebanon selatan. Pada masa itu, ia memanggil dukungan artileri setelah unitnya diserang mortir. Namun, tembakan itu justru menghantam kompleks PBB, tempat warga sipil berlindung.

Insiden ini dijuluki pembantaian Qana. Sebanyak 106 warga sipil Lebanon tewas. Wartawan Yigal Sarna lantas menulis kalau penilaian Bennett buruk selama agresi.

Namun, mantan anggota unitnya menulis surat untuk membelanya. Ia memuji Bennett telah memimpin banyak operasi sukses yang membuka jalan bagi pelenyapan teroris Hizbullah jauh di wilayah musuh.

2. Mendesak pencaplokan 60 persen Tepi Barat

5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, Bangga Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab - Foto 2
CNN

Dalam sebuah wawancara tahun 2013, Bennett menolak proposal lama PBB dan Liga Arab untuk solusi 2 negara sebagai satu-satunya jalan mendamaikan Israel dan Palestina. Sebaliknya, ia mendesak Israel agar mencaplok 60 persen Tepi Barat. Wilayah yang dikenal sebagai Area C itu berada di bawah kekuasaan militer Israel berdasarkan Kesepakatan Oslo 1994. Di sisi lain, kritikus menilai langkah ini akan melanggar hukum internasional.

"Tujuan kami adalah mengusahakannya dalam waktu sesingkat-singkatnya. Kami akan menerapkan kedaulatan Israel ke seluruh Area C, bukan hanya di permukiman, bukan hanya di blok ini atau lainnya," ucapnya pada Januari tahun lalu pada forum kebijakan di Yerusalem.

Padahal, menurut para kritikus, pencaplokan Tepi Barat hanya akan mengubah wilayah Palestina menjadi kantong-kantong di bawah pendudukan gaya apartheid. Apalagi, tak semua orang Palestina yang tinggal di daerah itu menginginkan kewarganegaraan Israel atau mau menerimanya jika ditawari.

3. Anjurkan penguatan kontrol di kompleks masjid Al-Aqsa

5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, Bangga Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab - Foto 3
BBC

Mantan menteri pendidikan ini juga menganjurkan peningkatan kontrol Yahudi atas kompleks masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Ekstremis Yahudi sendiri ingin membangun sebuah kuil di Bukit Bait Suci. Langkah ini tentu akan memantik keributan besar di wilayah tersebut dan sekitarnya.

Namun, dalam rapat Konferensi Presiden Organisasi Utama Yahudi pada Februari 2014, Bennett mengungkapkan kalau Israel berusaha untuk memperbesar kontrol atas Bukit Bait Suci. Ia mengaku telah mengambil langkah-langkah yang nantinya akan mempengaruhi sisi timur Yerusalem dan akan mencakup Bukit Bait Suci.

4. Siratkan anak-anak Palestina layak dibunuh

5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, Bangga Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab - Foto 4
BBC

Pada Oktober 2018, Bennett berjanji akan memerintahkan kebijakan tembak mati di tempat terhadap warga Palestina yang mencoba berjalan menerobos perbatasan Israel dan Gaza jika ia menjadi menteri pertahanan. Saat ditanya apakah ia akan menginstruksikan tentara untuk membunuh anak-anak Palestina, jawabannya sungguh mengejutkan.

"Mereka bukan anak-anak. Mereka adalah teroris. Kita sedang dibodohi. Saya melihat foto-fotonya," jawabnya.

Pada saat itu, tepatnya saat Protes Gaza 2018 (Great March of Return), setidaknya 140 demonstran telah dibunuh oleh tentara Israel, termasuk 29 anak-anak menurut PBB, serta petugas medis dan jurnalis. Tak sampai di situ, 29 ribu lainnya mengalami luka-luka.

5. Blak-blakan akui telah membunuh banyak orang Arab

5 Kontroversi Calon PM Baru Israel Naftali Bennett, Bangga Akui Sudah Bunuh Banyak Orang Arab - Foto 5
Associated Press

Sebelum 104 tahanan Palestina dibebaskan oleh Israel pada 2013, Bennett dilaporkan mengatakan di depan parlemen kalau ia lebih suka membunuh 'teroris' daripada menyeret mereka ke pengadilan. Media Israel menyebut ia tidak menyesal dengan pernyataannya. Tak tanggung-tanggung, ia menambahkan kalau dirinya telah membunuh banyak orang Arab sepanjang hidupnya.

"Jika kita menangkap teroris, kita hanya perlu membunuh mereka. Saya telah membunuh banyak orang Arab dalam hidup saya dan tak ada masalah dengan hal itu," ungkapnya.

Meski kemudian membantahnya di akun resmi Facebook-nya, Bennett lantas menambahkan kalau orang-orang yang 'membahayakan' tentara Israel layak 'disingkirkan'.

Sebagian besar warga Palestina di Tepi Barat dan Gaza juga menolak perubahan dalam pemerintahan Israel. Menurut mereka, Bennett sama saja dengan Netanyahu. Kemungkinan ia akan mengejar agenda sayap kanan yang sama. Hamas yang menguasai Jalur Gaza pun yakin tak akan ada bedanya siapa yang memerintah Israel. []

Dian Dwi Anisa

https://akurat.co