News

5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem

Natasha Demkina mengaku mampu melihat organ di dalam tubuh ibunya, sedangkan Pam Gilbert bisa mendengar daun jatuh di atap rumahnya.


5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem
Kolase foto Natasha Demkina dan Pam Gilbert. (Vietnam Daily dan Whyy.org)

AKURAT.CO Sehari-hari, kita menggunakan mata, telinga, kulit, lidah, juga hidung kita untuk membantu menjalani hidup kita. Pancaindra menjadi sesuatu yang tak terpisahkan dari kita. Kita menggunakannya, mulai dari mengendus makanan hingga memeriksa apakah jalan aman untuk diseberangi guna menghindari musibah.

Kemampuan ini bukan sesuatu yang luar biasa di kalangan masyarakat. Namun, ada beberapa orang di luar sana yang diberkati dengan persepsi ekstrasensor atau punya kepekaan yang luar biasa.

Dihimpun AKURAT.CO dari berbagai sumber, ini kisah 5 orang yang punya indra super peka.

baca juga:

1. Natasha Demkina

5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem - Foto 1
Vietnam Daily

Wanita Rusia ini mengaku punya mata dengan kemampuan seperti Rontgen atau sinar X. Kemampuannya mulai terlihat pada usia 10 tahun. Saat itu, ia sedang berada di rumah bersama ibunya dan tiba-tiba bisa melihat ke dalam tubuh ibunya. Ia pun mulai bercerita soal organ yang bisa dilihatnya.

"Sekarang, penglihatan saya beralih dari penglihatan biasa ke penglihatan medis. Saya melihat gambar berwarna-warni di dalam diri seseorang selama sepersekian detik, kemudian saya menganalisisnya," ungkapnya.

Setelah itu, cerita Demkina menyebar dari mulut ke mulut di kalangan warga setempat. Orang-orang mulai mendatanginya untuk konsultasi medis. Keunikannya pun menarik minat kelompok-kelompok dari London, New York, dan Tokyo untuk mengundangnya guna melihat kemampuannya. Namun, banyak pakar meragukan kemampuannya.

Terlepas dari itu, Demkina mengeklaim bahwa ia mampu melihat bahwa salah satu subjeknya memiliki lutut palsu. Ia juga dapat mengidentifikasi seseorang yang posisi organ internalnya asimetris. Ia juga mengaku bisa melihat tahap awal kehamilan, bahkan janin pada ibu hamil.

2. Pam Gilbert

5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem - Foto 2
Whyy.org

Wanita Amerika Serikat (AS) ini awalnya mengalami vertigo parah pada 2006. Setelah berangsur-angsur pulih, ia menyadari ada keanehan pada telinganya. Pendengarannya menjadi luar biasa peka dan ia mulai menangkap suara-suara yang tak pernah disadarinya sebelumnya.

Ketika ia berada di lantai dua rumahnya, ia bisa mendengar keran di lantai bawah menetes, tikus berlarian di dinding, bahkan daun jatuh di atap rumahnya. Namun, kemampuannya itu menjadi mimpi buruk saat ia menyadari bisa mendengar suara tubuhnya sendiri. Jantungnya berdebar kencang di telinganya, bahkan ia mendengar suara bola matanya bergeser dari satu sisi ke sisi lainnya.

Rupanya, Gilbert mengalami superior canal dehiscence syndrome (SCDS), kondisi langka yang mengganggu pendengaran dan keseimbangannya. Ia mengaku stres berat akibat kondisi tersebut. Gilbert lantas dioperasi pada 4 Maret 2011. Untungnya, operasinya berjalan lancar. Ia pun merasakan sensasi ketenangan setelah pendengarannya normal.

3. Concetta Antico

5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem - Foto 3
YouTube/Concetta Antico

Sebagian besar manusia hanya dapat melihat beberapa warna di lingkungan. Padahal, jumlah sebenarnya mungkin jutaan. Itulah yang dlihat Concetta Antico, seorang seniman tetrakromatik. Tetrakromasi adalah kondisi genetik di mana ia punya lebih banyak reseptor di mata daripada orang normal, sehingga mampu mendeteksi lebih banyak warna.

Daun di pohon, misalnya, tak sekadar berwarna hijaunya. Ia bisa melihat oranye, merah tua, atau ungu di sekitar tepi, sedangkan bayangnya yang dilihat orang lain sebagai hijau tua, ia melihat ungu, pirus, atau biru.

Antico pun memanfaatkan kemampuannya untuk membuat lukisan berwarna-warni. Namun, orang tuanya awalnya mengira ia buta warna lantaran merinci ratusan warna yang hanya bisa dilihat olehnya.

4. Pharrell Williams

5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem - Foto 4
IMDb

Penyanyi terkenal ini mengaku punya sinestesia, persepsi di mana stimulasi satu jalur sensorik atau kognitif mengarah ke pengalaman tak disengaja di jalur sensorik atau kognitif kedua, sehingga menimbulkan beberapa persepsi yang bersamaan dari suatu respon sensorik. Misalnya, ketika seseorang dengan sinestesia mendengar namanya, ia mungkin mencium wangi buah pir.

Dalam kasus Pharrell Williams, ia mengeklaim punya indra warna musik yang canggih. Meski tak mampu melihat warna saat mendengarkan musik, ia mampu mendengar 2 suara dan menghubungkannya secara mental. Jadi, ia dapat menentukan apakah 2 suara itu punya warna yang tepat untuk berpadu secara harmonis.

Sinestesia pun menjadi bagian penting bagi proses kreatif Williams. Ia mengaku tak yakin bisa menghasilkan musik jika kemampuan tersebut tiba-tiba diambil darinya.

5. Ben Underwood

5 Kisah Orang yang Punya Indra Super Peka, Mata Setajam Rontgen hingga Pendengaran Ekstrem - Foto 5
BuzzFeed News

Remaja AS ini menderita kanker retina, sehingga ia buta total pada usia 3 tahun. Saat umur 5 tahun, ia belajar sendiri untuk membedakan lokasi barang dengan mengeluarkan suara klik dengan lidahnya. Ia pun memanfaatkannya untuk beraktivitas, seperti berlari, bermain bola basket dan sepak bola, bersepeda, dan bermain papan seluncur.

Setelah diselidiki, Ben mampu 'melihat' dengan bantuan sonar dan suara alias ekolokasi, kemampuan yang dimiliki oleh kelelawar dan hewan lain dengan penglihatan yang sangat rendah.

Segalanya berjalan relatif baik untuknya. Teman-teman dan keluarganya pun berharap bisa menghabiskan lebih banyak waktu bersamanya. Sayangnya, takdir berkata lain. Ben meninggal pada 9 Januari 2009 di usia 16 tahun karena kanker.

Punya kemampuan yang tak dimiliki sebagian besar orang memang terbilang istimewa. Ada yang bisa memanfaatkannya dalam profesi, tetapi ternyata ada juga yang malah terganggu dalam hidupnya. []