Ekonomi

5 Kerangka Kerjasama ASEAN Tanggulangi Krisis Ekonomi Pasca Pandemi

5 Kerangka Kerjasama ASEAN Tanggulangi Krisis Ekonomi Pasca Pandemi
Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN, Berlianto Situngkir (Akurat.co/Andoy)

AKURAT.CO, Direktur Kerja Sama Ekonomi ASEAN, Berlianto Situngkir menyampaikan bahwa saat ini ASEAN sudah memiliki kerangka kerjasama sebagai upaya mengurangi dampak krisis ekonomi akibat pandemi Covid 19 sekaligus konflik geopolitik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina.

Dimana kerangka kerjasama ini diadopsi pada saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-37 pada bulan November 2020 lalu sebagai komitmen percepatan penanggulangan dampak pandemi di kawasan yang mencakup tiga pilar ASEAN.

"Jadi didalam framework ini, akan ada lima cakupan strategis diantaranya adalah enhancing health system, strengthening human security, maximizing the potential of the intro-ASEAN market and broader economic integration, Accelerating inclusive digital information dan yang terakhir adalah advancing toward a more suistainable and resilient future, sedangkan untuk fase implementasinya ada tiga yaitu re-opening, recovery dan yang terakhir adalah resilience," ucapnya pada saat webinar Strategi ASEAN dalam Pemulihan Ekonomi Regional, Jumat (30/9/2022.

baca juga:

Setelah berjalan selama dua tahun, lanjutnya, berdasarkan asessmen yang dilakukan terdapat 54,8 persen program yang sudah diselesaikan, dimana sebanyak 26,1 persen hampir selesai dan sebanyak 17 persen masih berjalan lalu sekitar 2,1 persen yang belum dilaksanakan.

"Alhamdulillah sebagian besar sudah terlaksana dan kita berharap bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan," ucapnya.

Lebih lanjut dirinya memaparkan dalam Framework kerjasama ini, strategi pertama yaitu enhancing health system dimana program pertama ini merupakan program vaksinasi covid 19 di ASEAN dengan slogan 'Vaccines for all' mendorong distribusi vaksin secara merata untuk seluruh penduduk ASEAN tanpa memandang status sosial setiap penduduk.

"Melalui program yang pertama tersebut mendapat dukungan yang luas dari negara mitra seperti Amerika Serikat, China, Australia, Eropa, Jepang, Korea Selatan dan Selandia baru yang secara bergiliran mengirimkan bantuan vaksinasi covid 19 kepada negara ASEAN yang membutuhkan," ucapnya.

Selain menerima bantuan vaksin, lanjutnya, ASEAN juga menginisiasi pembentukan dana ASEAN Covid 19 respond fund yg digunakan untuk pengadaan bagi negara yang mengalami lonjakan kasus covid seperti pada bulan ini penggunaan ASEAN Covid 19 respond fund diberikan kepada Thailand untuk pongadaan 83.070 dosis vaksin dari Pfizer.

Kemudian stretagi kedua adalah Setrengthening Human Security dimana dalam kerjasama ini salah satu implementasinya adalah ASEAN Integrated Food Security (AIFS) sebab ketahanan pangan merupakan salah satu instrumen yang penting dalam menjamin human security yang berkeadilan di ASEAN.